Tanjungpinang (SN) – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah Kelurahan Tanjung Unggat, Rabu (11/3/2026). Program ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan.
Sejak pagi hari, masyarakat terlihat memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai bahan pangan dengan harga di bawah pasaran. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, dengan banyaknya masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Bulog, BUMN pangan, distributor kebutuhan pokok hingga petani lokal. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di Kota Tanjungpinang.
Program GPM sendiri merupakan inisiatif Badan Pangan Nasional yang dijalankan bersama pemerintah daerah. Program ini bertujuan meningkatkan keterjangkauan pangan bagi masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah, terutama pada momen meningkatnya kebutuhan seperti bulan Ramadan.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, menjelaskan bahwa kegiatan GPM telah dilaksanakan di beberapa titik yang tersebar di Kota Tanjungpinang selama Ramadan.
“Kegiatan GPM ini merupakan kerja sama antara Badan Pangan Nasional bersama Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang. Kami juga melibatkan Bulog, BUMN pangan, distributor, dan petani lokal agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih murah sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar lokal,” jelas Robert.
Ia menambahkan, kegiatan GPM di Kelurahan Tanjung Unggat menjadi lokasi terakhir pelaksanaan program tersebut selama bulan suci Ramadan tahun ini.
Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Beberapa di antaranya seperti telur ayam Rp50 ribu per papan, daging sapi beku Rp115 ribu per kilogram, gula Rp15 ribu per kilogram, dan daging ayam Rp35 ribu per kilogram.
Selain itu, tersedia pula bawang putih Rp30 ribu per kilogram, cabai merah Rp35 ribu per kilogram, serta minyak goreng merek Kita Rp14 ribu per liter. Berbagai komoditas lain seperti buah-buahan juga dijual dengan harga di bawah harga pasar. (***)

