Example 728x250
NASIONAL

Timwas Haji DPR Apresiasi Armuzna 2026, Soroti Sejumlah Catatan Pelayanan Jemaah

97
×

Timwas Haji DPR Apresiasi Armuzna 2026, Soroti Sejumlah Catatan Pelayanan Jemaah

Sebarkan artikel ini
Anggota Timwas Haji DPR RI, Danang Wicaksana, menyebut masa paling krusial dalam rangkaian ibadah haji telah berhasil dilalui dengan baik di Makkah, Arab Saudi, Sabtu (30/5/2026). (F-DPR RI)

Makkah (SN) – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mengapresiasi kinerja Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dalam mengelola penyelenggaraan puncak ibadah haji 1447 H/2026 M. Fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tahun ini dinilai berlangsung lebih tertata dan lancar dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

Anggota Timwas Haji DPR RI, Danang Wicaksana, mengatakan bahwa masa paling krusial dalam rangkaian ibadah haji telah berhasil dilalui dengan baik. Kelancaran pergerakan jemaah serta koordinasi petugas di lapangan menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini.

Meski demikian, Danang mengingatkan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, berakhirnya fase Armuzna bukan berarti seluruh tantangan penyelenggaraan haji telah selesai.

“Puncak haji memang sudah terlewati, tetapi masih ada sejumlah aspek pelayanan yang harus terus dijaga dan diperbaiki agar kualitas layanan kepada jemaah tetap optimal hingga masa pemulangan,” ujarnya di Makkah, Arab Saudi, Sabtu (30/5/2026).

Ia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kualitas pemondokan yang masih ditempati jemaah di Makkah dan Madinah. Kenyamanan akomodasi, menurutnya, harus tetap menjadi perhatian agar kondisi fisik jemaah tetap terjaga setelah menjalani rangkaian ibadah yang cukup menguras tenaga.

Selain itu, layanan konsumsi juga menjadi salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian serius. Timwas meminta distribusi makanan dan minuman kepada jemaah tetap berjalan tepat waktu serta sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.

Catatan lain yang disampaikan adalah terkait layanan transportasi. Operasional bus shalawat yang kembali melayani jemaah diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan kebutuhan mobilitas, terutama menuju Masjidil Haram. Ketersediaan armada dan ketepatan waktu layanan dinilai menjadi faktor penting untuk menghindari penumpukan penumpang.

Timwas juga menekankan pentingnya pengelolaan transportasi antarkota, khususnya saat perpindahan jemaah dari Makkah ke Madinah. Proses tersebut harus berjalan sesuai jadwal dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan jemaah, terutama bagi lansia dan kelompok rentan.

Di sisi lain, proses pemulangan jemaah ke Indonesia juga menjadi perhatian. Danang mengingatkan agar seluruh pihak terkait memastikan jadwal penerbangan berjalan lancar, meminimalkan keterlambatan, serta memberikan pendampingan yang memadai bagi jemaah hingga tiba di Tanah Air.

“Jangan sampai kualitas pelayanan menurun setelah fase Armuzna selesai. Justru pada masa-masa akhir penyelenggaraan haji ini, konsistensi pelayanan harus terus dijaga,” tegas politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Timwas Haji DPR RI berharap berbagai catatan yang masih ada dapat segera diantisipasi sehingga seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat ditutup dengan pelayanan yang maksimal dan memberikan pengalaman terbaik bagi jemaah Indonesia. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *