Example 728x250
Berita KepriEKONOMIKarimun

Tambatan Perahu Teluk Umah Diresmikan, Perkuat Sektor Perikanan Karimun

148
×

Tambatan Perahu Teluk Umah Diresmikan, Perkuat Sektor Perikanan Karimun

Sebarkan artikel ini
- Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Tambatan Perahu Nelayan di Kelurahan Teluk Umah (Leho), Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Jumat (29/5/2026). (F-Diskominfo Kepri)

Karimun (SN) – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Tambatan Perahu Nelayan di Kelurahan Teluk Umah (Leho), Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Jumat (29/5/2026). Fasilitas yang dibangun melalui APBD Provinsi Kepulauan Riau itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Dalam sambutannya, Ansar menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki peran strategis bagi Kepulauan Riau yang 98 persen wilayahnya berupa lautan.

“Provinsi Kepulauan Riau merupakan daerah kepulauan dengan 98 persen wilayahnya berupa lautan dan hanya 2 persen daratan. Kondisi ini menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ansar, Kepulauan Riau memiliki sekitar 72.210 nelayan dan berada di wilayah WPPNRI 711 yang memiliki potensi sumber daya ikan lestari mencapai 1,3 juta ton per tahun. Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan infrastruktur dan sarana pendukung perikanan.

Di Kabupaten Karimun sendiri terdapat sekitar 14.260 nelayan dengan produksi perikanan tangkap pada 2025 mencapai 55,159 ribu ton. Melihat potensi tersebut, Pemprov Kepri membangun Tambatan Perahu Nelayan Teluk Umah dengan anggaran Rp319,98 juta untuk mendukung aktivitas nelayan setempat.

Tambatan perahu tersebut diproyeksikan dapat melayani sekitar 100 kapal perikanan berukuran 1 hingga 5 GT yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan dengan berbagai alat tangkap.

“Fasilitas ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat nelayan. Dengan adanya tambatan perahu yang lebih layak, aktivitas bongkar muat hasil tangkapan dan mobilitas nelayan akan semakin mudah, aman, dan efisien,” kata Ansar.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat agar memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan sektor perikanan di Karimun.

“Mari kita jaga bersama fasilitas ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi nelayan yang akan datang,” tutupnya.

Peresmian turut dihadiri Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, mantan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan para nelayan Teluk Umah. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *