Bintan (SN) – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) kembali menggelar Turnamen Sepak Bola Bupati Cup III Tahun 2026 yang resmi dibuka pada Selasa (12/5/2026) di Lapangan Bola Assyura Km 20, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur.
Suasana pembukaan berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat dan para pecinta sepak bola terlihat sejak awal kegiatan dimulai. Suporter dari berbagai tim memadati area lapangan sambil memberikan dukungan penuh kepada para pemain yang akan berlaga.
Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, turnamen ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mendukung perkembangan olahraga, khususnya sepak bola di daerah.
“Alhamdulillah, tahun ini Bupati Cup kembali bisa kita laksanakan secara konsisten. Harapan kami, melalui turnamen ini akan lahir atlet-atlet sepak bola berbakat dari Kabupaten Bintan yang mampu berprestasi dan membawa nama daerah,” kata Roby.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. “Saya mengajak seluruh tim dan pemain untuk menjaga sportivitas, kekompakan dan kebersamaan agar turnamen ini berjalan aman, tertib dan lancar,” ujarnya.
Menurut Roby, Bupati Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.
“Setiap kegiatan yang menghadirkan banyak masyarakat tentu akan berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi. Kami berharap para pelaku UMKM juga dapat merasakan manfaat dari pelaksanaan turnamen ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Bintan Alfeni Harmi menyampaikan, Turnamen Sepak Bola Bupati Cup III Tahun 2026 diikuti sebanyak 24 tim yang berasal dari 10 kecamatan di Kabupaten Bintan.
“Turnamen akan berlangsung sekitar 25 sampai 28 hari dengan sistem setengah kompetisi. Selain memperebutkan gelar juara, peserta juga akan bersaing meraih total hadiah sebesar Rp40 juta,” jelas Alfeni.
Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati Bintan sebagai simbol dimulainya kompetisi. (***)













