Natuna (SN) – Geopark Natuna mencatat langkah penting dalam upaya menuju pengakuan dunia. Geopark yang berada di wilayah perbatasan Indonesia itu resmi dinyatakan lolos tahapan administrasi sebagai calon Aspiring UNESCO Global Geopark (UGGp) oleh Kementerian PPN/Bappenas.
Keberhasilan tersebut tertuang dalam surat Kementerian PPN/Bappenas Nomor T-09049/D.7/PP.06.02/05/2026 tertanggal 8 Mei 2026. Dalam proses seleksi nasional itu, Geopark Natuna menjadi salah satu dari dua geopark di Indonesia yang berhasil memenuhi seluruh persyaratan administrasi untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Lolosnya tahapan administrasi ini menjadi bukti kesiapan Geopark Natuna dalam memenuhi standar pengelolaan kawasan geopark menuju pengakuan UNESCO. Berbagai dokumen penting telah disiapkan secara lengkap oleh Badan Pengelola Geopark Nasional (BPGN) Natuna, mulai dari self assessment, 101 Self-Evaluation Checklist, laporan pengembangan Geopark Nasional, Rencana Induk Geopark hingga dukungan resmi pemerintah daerah.
Sekretaris 2 BPGN Natuna, Ryannaldo menyebut capaian ini menjadi hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pengembangan Geopark Natuna.
“Alhamdulillah, Geopark Natuna sudah dinyatakan lolos administrasi oleh Bappenas dan saat ini kami sedang mempersiapkan tahapan pemaparan di tingkat nasional,” ujarnya di Natuna, Senin (11/5/2026).
Setelah dinyatakan lolos administrasi, Geopark Natuna kini bersiap menghadapi tahapan presentasi di hadapan tim penilai nasional yang terdiri dari unsur Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), hingga asesor UNESCO Global Geopark Indonesia.
Selain memiliki kekayaan geologi yang dinilai unik dan bernilai internasional, Geopark Natuna juga dipandang memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Kehadiran geopark diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM, jasa wisata, hingga ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
Dalam mendukung proses menuju UNESCO Global Geopark, BPGN Natuna juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan dan mitra strategis. Sejak 2021, kerja sama penelitian dilakukan bersama Universitas Padjadjaran, serta penguatan budaya lokal bersama STAI Natuna.
Keberhasilan melewati tahapan administrasi ini menjadi modal penting bagi Geopark Natuna untuk melangkah lebih jauh menuju pengakuan UNESCO sebagai bagian dari jaringan geopark dunia. (***)













