Example 728x250
BintanHUKRIM

Viral Mengaku Jadi Korban Begal, Remaja di Tanjungpinang Akhirnya Mengaku Cerita Palsu

7
×

Viral Mengaku Jadi Korban Begal, Remaja di Tanjungpinang Akhirnya Mengaku Cerita Palsu

Sebarkan artikel ini
Satreskrim Polres Bintan menindaklanjuti beredarnya video viral di media sosial yang mengklaim telah terjadi aksi begal di kawasan Jembatan 1 Lintas Barat, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan. (F-Ist/U Seketsa)

Bintan (SN) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bintan bergerak dengan menindaklanjuti beredarnya video viral di media sosial yang mengklaim telah terjadi aksi begal di kawasan Jembatan 1 Lintas Barat, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan.

Namun, setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman, polisi memastikan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar. Video yang sempat menimbulkan keresahan masyarakat itu ternyata merupakan rekayasa yang dibuat oleh seorang remaja.

Kasi Humas Polres Bintan, AKP H.P. Bako, menjelaskan bahwa berdasarkan narasi yang beredar, dugaan aksi begal itu disebut terjadi pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di kawasan Jembatan 1 Lintas Barat.

Baca Juga : Polresta Tanjungpinang Musnahkan Lebih dari 9,2 Kilogram Narkotika, Selamatkan Ribuan Jiwa dari Bahaya Narkoba

Beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 23.30 WIB, Unit Opsnal Satreskrim Polres Bintan menerima informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan korban begal di lokasi tersebut. Menanggapi laporan itu, petugas langsung bergerak melakukan pengecekan dan pemetaan di lokasi yang disebutkan dalam video.

Tak hanya itu, polisi juga menelusuri informasi ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mencari identitas korban yang dikabarkan terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian dan menelusuri identitas korban guna memastikan kebenaran informasi yang beredar,” ujar AKP H.P. Bako.

Penyelidikan berlanjut pada Senin (15/6/2026). Tim Opsnal Satreskrim Polres Bintan mendatangi alamat yang diduga merupakan tempat tinggal korban di Kampung Bugis, Jalan Abdul Rahman Gang Kasturi RT 006/RW 003, Kota Tanjungpinang.

Dari hasil klarifikasi dan pemeriksaan yang dilakukan, polisi menemukan fakta bahwa peristiwa begal yang ramai diperbincangkan di media sosial tersebut tidak pernah terjadi.

Remaja bernama M. Daffa Putra Abiziri (17), yang sebelumnya disebut sebagai korban, mengakui bahwa video viral tersebut sengaja dibuatnya sendiri. Kepada petugas, Daffa mengaku menciptakan cerita palsu tentang aksi begal dengan tujuan menarik perhatian orang tuanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan itu, Satreskrim Polres Bintan memastikan tidak ditemukan adanya tindak pidana begal sebagaimana yang diklaim dalam video yang beredar.

Sebagai langkah lanjutan, kepolisian telah membuat video klarifikasi untuk meluruskan informasi yang terlanjur menyebar luas sekaligus mencegah munculnya keresahan di tengah masyarakat akibat informasi yang tidak benar.

AKP H.P. Bako juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi dari media sosial.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Jika mengetahui adanya dugaan tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” tegasnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *