Batam (SN) – DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna dengan tiga agenda utama di ruang sidang utama pada Rabu (29/4/2026) pagi. Sidang dipimpin langsung oleh H Muhammad Kamaluddin, didampingi Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda.
Paripurna tersebut turut dihadiri Walikota Batam Amsakar Achmad bersama jajaran Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Selain itu, hadir pula unsur Forkopimda, tokoh masyarakat dari LAM Kota Batam, serta para insan pers yang mengikuti jalannya sidang.
Agenda pertama rapat dimulai dengan penyampaian dan penjelasan Walikota Batam terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan atas Perda Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 mengenai pengelolaan persampahan. Usai agenda tersebut, sidang berlanjut ke laporan hasil reses DPRD Kota Batam Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026.
Baca Juga : Krisis Sampah Batam Meningkat, Pemkot Dorong Pembaruan Regulasi Pengelolaan
Dalam pengantarnya, Kamaluddin menjelaskan bahwa pelaksanaan reses merupakan amanat regulasi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018. Ia menegaskan, seluruh anggota DPRD telah melaksanakan reses dan berkewajiban melaporkan hasilnya kepada pimpinan DPRD.
“Pada rapat paripurna hari ini, anggota DPRD melalui fraksi-fraksi akan menyampaikan laporannya,” ujar Kamaluddin.
Sebelum penyampaian, pimpinan DPRD bersama pimpinan fraksi menyepakati mekanisme pelaporan dilakukan secara tertulis oleh masing-masing fraksi.
Penyampaian diawali oleh Fraksi NasDem melalui juru bicara Muhammad Dyco Barcelona Maryon yang membuka laporan dengan pantun, sebelum menyerahkan dokumen tertulis. Selanjutnya, Fraksi Partai Gerindra melalui Muhammad Rudi menyoroti kebutuhan laptop bagi sekolah-sekolah guna mendukung pelaksanaan ujian TKA.
Baca Juga : Kebun Raya Batam Siap Naik Kelas, Pemko Perkuat Sinergi dengan BRIN
Fraksi PDI Perjuangan dengan juru bicara Gabriel Sianturi, serta Fraksi Partai Golkar melalui Djoko Mulyono, juga menyampaikan laporan dengan nuansa pantun. Hal serupa dilakukan Fraksi PKS melalui Muhammad Syafei dan Fraksi PKB oleh Umi Kalsum yang membacakan dua bait pantun.
Rangkaian penyampaian ditutup oleh dua fraksi gabungan, yakni Fraksi PAN–Demokrat–PPP melalui Sahat Parulian Tambunan serta Fraksi Hanura–PSI–PKN oleh Tumbur Hutasoit, yang turut menyampaikan laporan dengan gaya serupa.
Menutup agenda tersebut, Kamaluddin menegaskan bahwa seluruh hasil reses akan diteruskan kepada Wali Kota Batam untuk ditindaklanjuti. Ia menyebutkan, laporan tersebut akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program pembangunan daerah.
“Hasil reses ini akan menjadi bagian dari pokok-pokok pikiran DPRD, yang nantinya terintegrasi dalam penyusunan APBD Kota Batam tahun mendatang,” pungkasnya. (***)












