Example 728x250
BintanEKONOMI

Kampung Nelayan Merah Putih di Bintan Bertambah, 10 Titik Baru Diusulkan ke Pusat

4
×

Kampung Nelayan Merah Putih di Bintan Bertambah, 10 Titik Baru Diusulkan ke Pusat

Sebarkan artikel ini
Pemkab Bintan menambah usulan titik pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat rapat pada Senin (18/5/2026). (F-Pemkab Bintan)

Bintan (SN) – Pemerintah Kabupaten Bintan terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Pemkab Bintan kembali menambah usulan titik pembangunan kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Roby Kurniawan saat mengikuti Rapat Koordinasi Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau secara daring, Senin (18/5/2026).

Dalam paparannya, Roby mengungkapkan bahwa awalnya Pemkab Bintan mengusulkan 17 titik KNMP. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 titik telah disurvei dan saat ini masih menunggu rekomendasi lahan laut dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi.

“Awalnya kami mengusulkan 17 titik KNMP. Saat ini 12 titik sudah disurvei dan kami masih menunggu rekomendasi lahan laut dari DLH Provinsi. Kami juga mengajukan tambahan 10 titik baru, termasuk di wilayah Tambelan,” ujar Roby saat mengikuti Zoom Meeting di Ruang Rapat Bapperida Bintan.

Usulan tambahan itu mendapat sambutan positif dari Gubernur Ansar Ahmad yang memimpin jalannya rapat. Ansar mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kepri untuk terus menggali potensi wilayah yang layak diusulkan sebagai lokasi pembangunan KNMP.

Roby optimistis, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan para nelayan di Bintan. Program tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai sarana dan prasarana penunjang yang modern dan memadai.

Fasilitas yang disiapkan meliputi dermaga, pabrik es, SPBU nelayan, pelataran bongkar muat hasil tangkapan, bengkel reparasi kapal, hingga bantuan kapal untuk nelayan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Bintan, Fachrimsyah menjelaskan bahwa dari 17 titik awal yang diusulkan, sebanyak 12 titik telah disurvei dan 8 titik sudah tervalidasi. Pemerintah daerah juga akan melakukan survei ulang terhadap tiga titik, termasuk sejumlah lokasi baru yang masuk dalam usulan tambahan.

“Ada 10 titik lagi yang kami usulkan, sebagian berada di Tambelan. Termasuk di Pengudang yang kami usulkan ulang karena perlu koordinasi kembali, sebab lahannya masuk dalam kawasan HGU. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan titik lagi karena saat ini kami masih mendata dan melengkapi administrasinya,” jelas Fachrimsyah. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *