Jelang May Day 2026, Polres Bintan Asah Kesiapan Lewat Simulasi Dalmas

Polres Bintan menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 melakukan pelatihan simulasi pengendalian massa (Dalmas) yang digelar pada Jumat (17/4/2026). (F-Mala)

Bintan (SN) – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Polres Bintan tak ingin lengah. Upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif diwujudkan melalui latihan simulasi pengendalian massa (Dalmas) yang digelar pada Jumat pagi (17/4/2026).

Sejak pukul 08.00 WIB, lapangan latihan dipenuhi oleh personel Polres Bintan bersama jajaran Polsek. Mereka yang tergabung dalam surat perintah kerangka Dalmas tampil lengkap dengan perlengkapan pengamanan, mencerminkan kesiapan penuh dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.

Latihan ini dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Bintan, AKP Rifi Hamdani Sihotang. Dalam skenario yang diperagakan, personel menjalankan tahapan pengamanan secara menyeluruh mulai dari pendekatan humanis dan negosiasi persuasif hingga formasi lanjutan menggunakan tameng serta perlengkapan pelindung.

Setiap detail gerakan tak luput dari evaluasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh anggota benar-benar memahami peran, tugas, dan tanggung jawabnya saat bertugas nanti.

AKP Rifi menegaskan, latihan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk para buruh yang akan menyampaikan aspirasi mereka.

“Kita bersyukur selama ini peringatan May Day di Kabupaten Bintan berjalan aman, damai, dan tertib. Namun, sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, kita tidak boleh menganggap remeh situasi. Seluruh personel harus siap menghadapi berbagai dinamika di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kesiapan ini bukan untuk menciptakan ketegangan, melainkan langkah preventif agar potensi gangguan dapat ditangani secara profesional dan sesuai prosedur.

Melalui latihan ini, Polres Bintan berharap pelaksanaan May Day 2026 di Kabupaten Bintan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif sekaligus menjadi momentum positif bagi para pekerja dalam menyuarakan aspirasi mereka. (***)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *