Example 728x250
NASIONAL

Fase Kepulangan Haji Dimulai, Lebih dari 6.300 Jemaah Indonesia Kembali dari Tanah Suci

15
×

Fase Kepulangan Haji Dimulai, Lebih dari 6.300 Jemaah Indonesia Kembali dari Tanah Suci

Sebarkan artikel ini
Fase kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama resmi dimulai secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. (F-Kemenhaj)

Jakarta (SN) – Fase kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama resmi dimulai secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Pada hari pertama pemulangan, ribuan jemaah berhasil diberangkatkan menuju Tanah Air dengan proses yang berlangsung tertib dan lancar.

Juru Bicara Kementerian Haji (Kemenhaj), Maria Assegaff, mengungkapkan bahwa berdasarkan data per 1 Juni 2026 pukul 24.00 WIB, sebanyak 16 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan ke Indonesia. Jumlah tersebut terdiri atas 6.333 jemaah dan 64 petugas, sehingga total yang telah kembali pada hari pertama mencapai 6.397 orang.

“Alhamdulillah, proses kepulangan jemaah haji Indonesia pada hari pertama berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami terus mengawal kepulangan jemaah reguler maupun haji khusus hingga tiba di Tanah Air,” kata Maria di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Selain jemaah haji reguler, Kemenhaj juga mencatat sebanyak 5.329 jemaah haji khusus telah lebih dahulu kembali ke Indonesia. Proses pemulangan dipastikan akan terus berlangsung secara bertahap hingga seluruh jemaah menyelesaikan rangkaian ibadah dan kembali ke daerah masing-masing.

Di sisi lain, Kemenhaj turut melaporkan perkembangan pembayaran dam oleh jemaah. Hingga saat ini, jumlah jemaah yang tercatat dalam rekapitulasi pembayaran dam mencapai 195.326 orang. Dari total tersebut, 135.367 jemaah menunaikan dam melalui program Adahi, 53.506 jemaah membayarnya di Tanah Air, sementara 6.453 jemaah memilih melaksanakan dam dengan berpuasa. Adapun jumlah jemaah yang menjalankan haji ifrad tercatat sebanyak 4.084 orang.

Maria menegaskan pentingnya bagi jemaah untuk mengikuti mekanisme resmi dalam pembayaran dam guna menghindari potensi penipuan atau penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami mengimbau jemaah mengikuti ketentuan resmi pembayaran dam serta menghindari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Pengelolaan dam terus kami pastikan berjalan sesuai syariat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Memasuki fase kepulangan, Kemenhaj juga mengingatkan seluruh jemaah agar mematuhi ketentuan penerbangan terkait barang bawaan. Jemaah diminta tidak membawa barang melebihi batas yang ditetapkan, termasuk membawa lebih dari satu koper kabin.

Khusus untuk air zamzam, Maria kembali menegaskan bahwa cairan tersebut tidak diperbolehkan masuk ke dalam koper bagasi maupun kabin pesawat dalam bentuk apa pun. Sebagai gantinya, setiap jemaah akan menerima satu galon air zamzam berisi lima liter saat tiba di debarkasi masing-masing di Indonesia.

Sementara itu, untuk mendukung mobilitas jemaah yang masih berada di Tanah Suci, layanan bus shalawat kembali beroperasi dengan 25 rute dan didukung 458 armada bus. Jemaah diimbau menjaga kondisi kesehatan, memperbanyak istirahat, serta tidak memaksakan diri melakukan aktivitas apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.

Kemenhaj berharap seluruh proses pemulangan dapat berjalan lancar hingga akhir, sehingga seluruh jemaah haji Indonesia dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan membawa predikat haji yang mabrur serta hajjah yang mabruroh. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *