Batam (SN) – Kota Batam kembali menunjukkan posisinya sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam pengembangan investasi dan percepatan pembangunan. Pesatnya pertumbuhan kawasan industri, perdagangan, hingga infrastruktur membuat Batam kini menjadi referensi bagi banyak daerah di Indonesia.
Hal itu terlihat dari kunjungan kerja Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Paser yang diterima langsung Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Walikota Batam, Kamis (7/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antardaerah sekaligus bertukar pengalaman mengenai tata kelola pemerintahan, pelayanan perizinan, strategi menarik investasi, hingga upaya mempercepat pembangunan daerah.
Firmansyah mengatakan, dalam persaingan antardaerah saat ini, pemerintah dituntut mampu bergerak cepat dan adaptif dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif.
“Pertemuan ini membahas berbagai upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, birokrasi yang responsif, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan suatu daerah saat ini tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan pelayanan publik yang cepat, birokrasi yang lincah, serta kepastian bagi para investor.
“Kompetisi antardaerah saat ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana pemerintah mampu menghadirkan birokrasi yang lincah, pelayanan perizinan yang efektif, serta ekosistem investasi yang memberikan rasa aman dan kepastian bagi pelaku usaha,” katanya.
Rombongan Forkopimda Kabupaten Paser pun menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan Kota Batam yang dinilai tumbuh pesat sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi nasional. Kemajuan infrastruktur, iklim usaha yang semakin kondusif, serta percepatan pembangunan di Batam disebut menjadi referensi positif bagi daerah lain.
Firmansyah menegaskan, pertumbuhan Batam tidak lepas dari stabilitas daerah yang terus terjaga, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta kolaborasi kuat antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan Forkopimda, baik di tingkat kota maupun Provinsi Kepulauan Riau, dalam menjaga kepercayaan investor terhadap Batam.
“Sinergi Forkopimda kota dan provinsi menjadi kekuatan penting dalam menjaga Batam tetap kondusif, kompetitif, dan dipercaya investor. Stabilitas daerah merupakan fondasi utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif,” tegasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan pemaparan mengenai arah pembangunan Kota Batam ke depan, termasuk peluang kolaborasi antardaerah di berbagai sektor strategis guna memperkuat pertumbuhan ekonomi dan investasi nasional. (***)













