Example 728x250
Berita KepriEKONOMINatuna

Bantu Ringankan Beban Warga, Pemkab Natuna Gelar Pasar Murah Bersubsidi

4
×

Bantu Ringankan Beban Warga, Pemkab Natuna Gelar Pasar Murah Bersubsidi

Sebarkan artikel ini
Pemkab Natuna membuka kegiatan pasar murah yang digelar di Kantor Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Selasa (19/5/2026). Terlihat antusias warga mendatangi pasar murah. (F-Diskominfo Natuna)

Natuna (SN) – Pemerintah Kabupaten Natuna kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat melalui kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Selasa (19/5/2026).

Program ini disambut antusias warga karena menyediakan berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Kegiatan pasar murah dibuka langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Natuna, Marwan Saputra, S.TP.

Pasar murah ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

Berbagai kebutuhan sehari-hari dijual dengan harga subsidi, seperti tepung terigu Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp12.000 per kilogram, beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, telur Rp50.000 per papan, hingga minyak goreng kemasan Rp15.000 per liter.

Program tersebut terlaksana melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Natuna bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Natuna, Bulog Ranai, Toko Berkah Sejahtera, Toko Suka Jadi, dan Toko Lestari Tanjung.

Dalam peninjauannya, Bupati Natuna menegaskan agar kegiatan pasar murah dapat dijadikan agenda rutin pemerintah daerah. Menurutnya, program ini merupakan langkah nyata untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan.

“Ini adalah langkah yang dapat kita lakukan untuk membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya di Bunguran Tengah, Pemerintah Kabupaten Natuna juga berencana menggelar pasar murah di seluruh 17 kecamatan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Selisih harga yang mencapai Rp5.000 hingga Rp7.000 dibanding harga pasar membuat masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *