EKONOMINASIONAL

SPBU Nelayan Resmi Hadir di Aceh Selatan, Akses BBM Kini Lebih Dekat untuk Nelayan

8
×

SPBU Nelayan Resmi Hadir di Aceh Selatan, Akses BBM Kini Lebih Dekat untuk Nelayan

Sebarkan artikel ini
Pertamina Patra Niaga resmi mengoperasikan SPBU Nelayan 18.237.014 yang dikelola Koperasi KNTI Aceh Selatan di Desa Ujong Pulo Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (30/4/2026). (F-Pertamina)

Aceh (SN) – Langkah nyata menghadirkan energi hingga ke pelosok negeri kembali diwujudkan. Pertamina Patra Niaga resmi mengoperasikan SPBU Nelayan 18.237.014 yang dikelola Koperasi KNTI Aceh Selatan di Desa Ujong Pulo Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (30/4/2026).

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat akses energi bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam memperoleh bahan bakar.

Acara peresmian turut dihadiri sejumlah pejabat nasional dan daerah, termasuk Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Joko Juliantono, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta Bupati Aceh Selatan Mirwan MS.

Baca Juga : Krisis Sampah Batam Meningkat, Pemkot Dorong Pembaruan Regulasi Pengelolaan

Hadirnya SPBU Nelayan ini menjadi jawaban atas tantangan yang selama ini dihadapi para nelayan di Bakongan Timur. Sebelum SPBU ini beroperasi, nelayan harus menempuh perjalanan hingga lebih dari 4 kilometer untuk mendapatkan bahan bakar.

SPBU ini merupakan bagian dari program BBM Satu Harga yang bertujuan menghadirkan harga bahan bakar yang adil dan merata di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah pesisir.

Menteri Koperasi dan UKM Ferry Joko Juliantono menegaskan bahwa kehadiran SPBU nelayan berbasis koperasi ini bukan sekadar fasilitas energi, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat.

“SPBU Nelayan ini diharapkan mampu mengubah tatanan ekonomi masyarakat pesisir. Ke depan akan terbangun ekosistem Kampung Nelayan Merah Putih dengan fasilitas lengkap, termasuk SPBU sebagai pusat aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga : Kebun Raya Batam Siap Naik Kelas, Pemko Perkuat Sinergi dengan BRIN

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyampaikan bahwa pembangunan SPBU ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan energi yang inklusif dan berkeadilan.

Menurutnya, akses energi yang lebih mudah akan berdampak langsung pada produktivitas nelayan dan kesejahteraan keluarga mereka.

Senada dengan itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menekankan bahwa SPBU ini akan meningkatkan efisiensi operasional nelayan.

“Dengan akses BBM yang lebih dekat, nelayan bisa lebih fokus pada aktivitas melaut tanpa terbebani biaya dan waktu tambahan untuk mendapatkan bahan bakar,” jelasnya.

Menariknya, SPBU ini dikelola langsung oleh Koperasi KNTI Aceh Selatan. Skema ini tidak hanya memastikan distribusi energi berjalan lancar, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

SPBU Nelayan ini menyalurkan Biosolar sesuai ketentuan BPH Migas, dengan sistem distribusi yang transparan melalui aplikasi XStar dan rekomendasi resmi dari dinas terkait. (***)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *