Example 728x250
Berita KepriTanjungpinang

Wagub Nyanyang Kenang Jasa Pendiri Kepri, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

15
×

Wagub Nyanyang Kenang Jasa Pendiri Kepri, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari Marwah Rakyat Provinsi Kepulauan Riau ke-24 Tahun 2026 yang digelar di Aula Gedung Juang Yayasan BP3KR, Tanjungpinang, Jumat (15/5/2026). (F-Diskominfo Kepri)

Tanjungpinang (SN) – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Marwah Rakyat Provinsi Kepulauan Riau ke-24 Tahun 2026 yang digelar di Aula Gedung Juang Yayasan BP3KR, Tanjungpinang, Jumat (15/5/2026).

Dalam sambutannya, Nyanyang menegaskan bahwa Hari Marwah bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum bersejarah dan penuh makna untuk mengenang perjuangan panjang lahirnya Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, semangat perjuangan para tokoh pendiri Kepri harus terus dijaga dan dijadikan refleksi bersama dalam melanjutkan pembangunan daerah ke arah yang lebih baik.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pejuang yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan pengorbanannya demi berdirinya Provinsi Kepulauan Riau yang kita cintai ini,” ujar Nyanyang.

Ia juga memberikan penghormatan kepada seluruh tokoh pembentukan Provinsi Kepri yang dinilai telah meletakkan fondasi penting bagi kemajuan daerah saat ini. Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang dirasakan masyarakat tidak terlepas dari perjuangan dan semangat kebersamaan para pendiri daerah.

Nyanyang berharap, peringatan Hari Marwah dapat terus menjadi pemantik semangat persatuan serta memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

“Semangat perjuangan ini harus terus kita jaga bersama demi kemajuan Kepri yang lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan BP3KR, Dato’ Huzrin Hood, mengungkapkan rasa syukur karena peringatan Hari Marwah masih dapat dilaksanakan secara konsisten setiap tahun. Ia menilai, perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau hingga kini masih melekat kuat dalam ingatan masyarakat.

“Seluruh tokoh bersatu untuk mewujudkan Provinsi Kepulauan Riau dan hari ini hasil perjuangan itu telah kita raih bersama. Mari terus membangun Kepri dengan kebersamaan dan persatuan,” ujarnya.

Huzrin juga menekankan pentingnya mewariskan nilai perjuangan kepada generasi muda agar sejarah pembentukan Kepri tidak dilupakan di tengah perkembangan zaman.

“Generasi muda harus tahu bagaimana Kepri dibentuk dengan semangat kebersamaan dan kekompakan,” tambahnya.

Dalam peringatan Hari Marwah ke-24 tersebut, Yayasan BP3KR juga mengumumkan rencana penulisan buku sejarah Provinsi Kepulauan Riau. Tim penulis buku itu terdiri dari Sudirman Almoen, Abdul Malik, Zamzami A. Karim, M. Syuzairi, Edy Akhyari, dan Ridarman Bay.

Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah tokoh daerah, di antaranya Gubernur Kepri periode 2016–2019 Nurdin Basirun, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, anggota DPRD Kepri Bobby Jayanto, Sekretaris Yayasan BP3KR Sudirman Almoen, serta tokoh dan anggota Yayasan BP3KR lainnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *