Example 728x250
EKONOMITanjungpinang

TPID Kepri Sidak Pasar Bintan Center, Pastikan Harga Bahan Pokok Jelang Iduladha Tetap Stabil

4
×

TPID Kepri Sidak Pasar Bintan Center, Pastikan Harga Bahan Pokok Jelang Iduladha Tetap Stabil

Sebarkan artikel ini
Sekdaprov Kepri, Misni, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepri turun langsung meninjau kondisi harga bahan pokok di Pasar Bintan Center (Bincen), Tanjungpinang, Jumat (15/5/2026). (F-Pemprov Kepri)

Tanjungpinang (SN) – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepri turun langsung meninjau kondisi harga bahan pokok di Pasar Bintan Center (Bincen), Tanjungpinang, Jumat (15/5/2026).

Peninjauan dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Dalam sidak tersebut, Misni menyambangi sejumlah kios pedagang, mulai dari penjual cabai, bawang, tomat, hingga pedagang daging sapi, ayam, dan ikan. Ia juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Berapa sekilo cabai merah sekarang? Cabai rawit berapa? Ini naik atau masih stabil?” tanya Misni kepada para pedagang.

Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga bahan pokok masih terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas mengalami kenaikan dibandingkan beberapa waktu terakhir.

Salah seorang pedagang menyebutkan, harga cabai merah saat ini berada di angka Rp62 ribu per kilogram, cabai rawit Rp65 ribu per kilogram, bawang Jawa Rp36 ribu per kilogram, bawang India Rp18 ribu per kilogram, tomat Rp25 ribu per kilogram, dan kentang Rp18 ribu per kilogram.

Menurut para pedagang, kenaikan harga sejumlah komoditas dipicu meningkatnya biaya transportasi dan distribusi barang ke daerah.

Sementara itu, harga daging sapi segar masih bertahan di kisaran Rp170 ribu per kilogram. Adapun daging sapi beku dijual antara Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.

“Untuk daging sapi, dari Lebaran sampai sekarang harganya masih sama, belum ada penurunan,” ujar Tamrin, salah seorang pedagang daging di Pasar Bintan Center.

Harga daging ayam pun masih berada pada kisaran Rp40 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram.

Menanggapi kondisi tersebut, Misni mengatakan kenaikan harga pada beberapa komoditas dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari biaya transportasi, harga distributor, hingga kondisi cuaca.

“Kenaikan tersebut dipengaruhi beberapa faktor, baik transportasi atau pengiriman, tingginya harga dari distributor, hingga faktor cuaca,” jelasnya.

Ia menegaskan, hasil pemantauan lapangan akan menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Kepri dalam merumuskan langkah dan kebijakan pengendalian harga agar pasokan dan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga.

“Apalagi menjelang Hari Raya Iduladha, sehingga perlu terus kita pantau dan awasi agar stabilitas harga, khususnya bahan pokok di Provinsi Kepri, tetap terjaga dengan baik,” tegas Misni.

Dalam peninjauan tersebut, Misni didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri Rika Azmi serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Riki Rionaldi. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *