Example 728x250
KESEHATANTanjungpinang

Sumur Warga Mengering, 25 Ton Air Bersih Dikirim Polsek Tanjungpinang Kota ke Pulau Penyengat

3
×

Sumur Warga Mengering, 25 Ton Air Bersih Dikirim Polsek Tanjungpinang Kota ke Pulau Penyengat

Sebarkan artikel ini
Polsek Tanjungpinang Kota, menyalurkan bantuan sebanyak 25 ton air bersih kepada warga Pulau Penyengat dampak dari musim kemarau berkepanjangan, Kamis (27/8/2026). (F-Mala)

Tanjungpinang (SN) – Krisis air bersih yang melanda masyarakat Pulau Penyengat akibat kemarau berkepanjangan mendapat perhatian dari Polresta Tanjungpinang. Melalui Polsek Tanjungpinang Kota, sebanyak 25 ton air bersih disalurkan kepada warga Pulau Penyengat, Kamis (27/8/2026).

Pendistribusian bantuan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tanjungpinang Kota, Iptu Freddy Simanjuntak, sebagai bentuk kepedulian dan respons terhadap kesulitan warga memenuhi kebutuhan air bersih setelah hampir dua bulan tidak turun hujan.

Freddy mengatakan, penyaluran air bersih telah dilakukan sejak awal Agustus 2026 dan menyasar sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air.

“Hingga hari ini, sebanyak 70 ton air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah, di antaranya Kelurahan Kampung Bugis, Senggarang, Pulau Penyengat, serta wilayah Lapas Kampung Jawa,” ujarnya.

Menurut Freddy, bantuan tersebut akan terus disalurkan secara bertahap selama masyarakat masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Polresta Tanjungpinang menargetkan total distribusi mencapai 150 ton air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Distribusi air bersih akan terus dilakukan secara bertahap hingga kondisi kembali normal, khususnya sampai turunnya hujan yang dapat memenuhi kembali kebutuhan air masyarakat,” katanya.

Kondisi kekeringan cukup dirasakan warga Pulau Penyengat. Selama hampir dua bulan tanpa hujan, sejumlah sumur warga mengering. Bahkan, sebagian sumber air mulai terasa asin.

Ketua RT 02 Pulau Penyengat, Bambang Sumardi, menyebut terdapat sekitar 27 sumur di lima perkampungan yang mengalami kekeringan. Kondisi tersebut semakin menyulitkan warga karena fasilitas SWRO juga sedang dalam perbaikan.

“Untuk kesehatan sudah keterbatasan karena sudah hampir dua bulan tidak hujan, sumur mengering, SWRO juga dalam perbaikan. Solusinya, Alhamdulillah dapat bantuan,” ujarnya.

Bagi warga, bantuan air bersih tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak dan minum hingga keperluan sanitasi.

Dalam kegiatan itu, Freddy turut menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha air bersih yang ikut mendukung penyaluran bantuan.

“Terima kasih kepada seluruh pengusaha air bersih yang telah mendukung kegiatan ini. Bantuan dan kepedulian yang diberikan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih,” katanya.

Polsek Tanjungpinang Kota memastikan penyaluran bantuan akan terus dilakukan selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar di tengah keterbatasan air bersih.

Masyarakat Pulau Penyengat pun menyambut baik bantuan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polri yang turun langsung membantu warga menghadapi dampak kemarau berkepanjangan. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *