Example 728x250
BatamBerita KepriHUKRIM

Penyelundupan 800 Kg Ketamin HCL Digagalkan, Ansar: Kepri Tetap Aman dan Kondusif

6
×

Penyelundupan 800 Kg Ketamin HCL Digagalkan, Ansar: Kepri Tetap Aman dan Kondusif

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memberikan apresiasi tinggi kepada aparat penegak hukum dalam pengungkapan penyelundupan narkotika jenis Ketamin HCL seberat 800 kilogram. Hal itu disampikan saat menghadiri Konferensi Pers Operasi Gabungan Bareskrim Polri, BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Kepri di Mapolda Kepri, Selasa (1/9/2026). (F-Diskominfo Kepri)

Batam (SN) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memberikan apresiasi tinggi kepada aparat penegak hukum dan seluruh instansi yang terlibat dalam pengungkapan penyelundupan narkotika jenis Ketamin HCL seberat 800 kilogram melalui jalur laut.

Apresiasi tersebut disampaikan Ansar saat menghadiri Konferensi Pers Operasi Gabungan Bareskrim Polri, BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Kepri di Mapolda Kepri, Selasa (1/9/2026).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan seluruh masyarakat Kepri, kami memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh aparat yang telah menjaga wilayah perbatasan Indonesia dari berbagai bentuk kejahatan transnasional,” ujar Ansar.

Menurutnya, posisi Kepri yang berada di wilayah perbatasan dan menjadi salah satu teras Indonesia di kawasan barat memiliki tantangan besar, terutama dalam menghadapi ancaman peredaran narkotika dan penyelundupan melalui jalur laut.

Meski demikian, Ansar menegaskan keberhasilan aparat dalam menggagalkan penyelundupan tersebut menjadi bukti kuatnya pengawasan dan kolaborasi lintas instansi dalam menjaga keamanan wilayah.

Ia juga memastikan kondisi keamanan Kepri tetap kondusif dan aman bagi para investor, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

“Kepada seluruh pelaku investasi di Kepri, baik yang sudah eksis maupun yang sedang berproses, tidak perlu merasa khawatir. Kepri tetap merupakan daerah yang aman dan kondusif untuk melakukan berbagai aktivitas investasi,” tegasnya.

Ansar menambahkan, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan akan terus mendukung investasi yang berjalan sesuai ketentuan hukum, sembari memperkuat pemberantasan terhadap narkotika dan berbagai bentuk penyelundupan.

Ia berharap keberhasilan operasi gabungan tersebut semakin memperkokoh soliditas dan kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjamin keamanan dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup Ansar. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *