Example 728x250
BatamBerita KepriEKONOMI

Pengakuan Amsakar–Li Claudia, Dari Ekonomi hingga IPM, Batam Tunjukkan Tren Positif

86
×

Pengakuan Amsakar–Li Claudia, Dari Ekonomi hingga IPM, Batam Tunjukkan Tren Positif

Sebarkan artikel ini
Satu tahun kepemimpinan Walikota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Walikota Li Claudia Chandra menunjukkan kinerja yang semakin solid dan mendapat pengakuan luas. (F-Diskominfo Btm)

Batam (SN) – Dalam satu tahun terakhir, kepemimpinan Walikota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Walikota Li Claudia Chandra menunjukkan kinerja yang semakin solid dan mendapat pengakuan luas. Berbagai indikator pembangunan utama bergerak positif, menandakan arah kebijakan yang tepat dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Amsakar saat menghadiri Halalbihalal tingkat Kecamatan Sagulung di Aula Masjid Al Amin, Tembesi, Kamis (2/4/2026) malam. Di hadapan warga, ia memaparkan capaian pembangunan yang memperkuat posisi Batam sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan paling menjanjikan di Indonesia.

Kinerja ekonomi menjadi sorotan utama. Pertumbuhan ekonomi Batam meningkat dari 6,69 persen menjadi 6,76 persen. Di saat yang sama, angka kemiskinan berhasil ditekan signifikan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen sebuah capaian yang mencerminkan kebijakan yang semakin efektif menyentuh kebutuhan masyarakat.

Tak kalah mencolok, sektor investasi menunjukkan lonjakan luar biasa. Dari target Rp60 triliun, realisasi investasi justru melesat hingga Rp69,3 triliun. Capaian ini mempertegas meningkatnya kepercayaan investor terhadap kepemimpinan Amsakar dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Pengakuan atas kinerja tersebut juga tercermin dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik dari 83,3 menjadi 83,8. Bagi Amsakar, angka ini bukan sekadar statistik, melainkan indikator nyata peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“IPM mencerminkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan tingkat kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, keberhasilan pembangunan tidak diukur dari satu aspek saja, melainkan kombinasi indikator seperti pertumbuhan ekonomi, investasi, IPM, tingkat kemiskinan, pengangguran, hingga pendapatan per kapita. Menurutnya, konsistensi perbaikan di berbagai sektor ini menjadi bukti kerja nyata pemerintah daerah.

Di tengah suasana hangat pasca-Idulfitri, Amsakar juga memperlihatkan sisi kepemimpinan yang merangkul. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan Batam.

“Mari kita perkuat kebersamaan, hilangkan sekat perbedaan, dan bersama-sama membangun Batam yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Meski berbagai capaian telah diraih, Amsakar tidak menutup mata terhadap tantangan yang masih ada. Ia mengakui masih terdapat harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terpenuhi, namun hal tersebut menjadi dorongan untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja.

Dengan gaya kepemimpinan yang reflektif, ia mengibaratkan pemimpin sebagai pohon yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Pemimpin itu ke atas berpucuk, ke bawah mengakar. Seperti pohon, rimbun daunnya menjadi tempat berteduh, dahannya tempat bergantung, dan batangnya tempat bersandar,” tutupnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *