Example 728x250
Berita KepriHUKRIMTanjungpinang

Jalan Licin Akibat Tumpahan Minyak, BPBD Tanjungpinang Minta Pemilik Kendaraan Rutin Cek Mesin

22
×

Jalan Licin Akibat Tumpahan Minyak, BPBD Tanjungpinang Minta Pemilik Kendaraan Rutin Cek Mesin

Sebarkan artikel ini
BPBD Kota Tanjungpinang bersama DPKP tengah membersihkan tumpahan minyak di jalan Bundaran Morning Bakery, Jalan Raja Haji Fisabilillah Kilometer 8, Kota Tanjungpinang, Kamis (23/7/2026), menyebabkan pengendara sepeda motor terpeleset dan nyaris terjatuh. (F-Ist U/Sketsa)

Tanjungpinang (SN) – Keselamatan pengguna jalan kembali menjadi perhatian setelah tumpahan minyak di Bundaran Morning Bakery, Jalan Raja Haji Fisabilillah Kilometer 8, Kota Tanjungpinang, Kamis (23/7/2026), menyebabkan pengendara sepeda motor terpeleset dan nyaris terjatuh.

Insiden tersebut diduga dipicu kebocoran oli dari sebuah lori yang melintas di ruas jalan tersebut. Minyak yang menetes di sepanjang Jalan Raja Haji Fisabilillah hingga menggenang di kawasan bundaran membuat permukaan jalan menjadi licin dan berpotensi memicu kecelakaan.

Menerima laporan warga sekitar pukul 13.07 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Koordinator Lapangan BPBD Kota Tanjungpinang, Jarot Endratno, mengatakan petugas membersihkan tumpahan minyak menggunakan deterjen sebelum menyemprotkannya dengan air menggunakan mobil DPKP yang disuplai dari BPBD.

“Bersama petugas DPKP kami membersihkan tumpahan minyak menggunakan deterjen, kemudian disemprot menggunakan mobil DPKP dengan suplai air dari BPBD,” ujar Jarot.

Menurut keterangan warga, pengemudi lori diduga tidak menyadari kendaraannya mengalami kebocoran sehingga tetap melanjutkan perjalanan. Akibatnya, minyak menyebar di sepanjang jalan dan menciptakan kondisi yang membahayakan pengendara, terutama sepeda motor.

Sebelum petugas tiba, dua pengendara dilaporkan terpeleset, sementara seorang pengendara lainnya terjatuh. Beruntung, warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan sehingga tidak ada korban yang mengalami luka serius.

“Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini karena warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan,” katanya.

Proses pembersihan berlangsung sekitar 20 menit dengan menutup sebagian badan jalan agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal. Arus lalu lintas tetap berjalan lancar tanpa menimbulkan kemacetan berarti.

Jarot menegaskan, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum beroperasi. Ia mengimbau para pemilik kendaraan, khususnya angkutan barang, untuk rutin memeriksa kondisi mesin dan sistem pelumasan guna mencegah kebocoran oli yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau seluruh pemilik kendaraan memastikan kendaraannya benar-benar dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan,” tutupnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *