Example 728x250
HUKRIMTanjungpinang

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi Kos Tanjungpinang, Polisi Lakukan Visum

2
×

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi Kos Tanjungpinang, Polisi Lakukan Visum

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian melakukan olah TKP dengan penemuan seorang pria WF (30) yang meninggal dunia dalam kondisi tergantung di Jalan Sunaryo, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (9/9/2026). (F-Mala)

Tanjungpinang (SN) – Warga di Jalan Sunaryo, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial WF (30) yang meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kamar mandi rumah kos, Rabu (9/9/2026).

Jasad WF pertama kali ditemukan oleh pemilik kos, Kiawidarti, sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, ia hendak membersihkan area kamar mandi.

Namun, ketika membuka pintu kamar mandi, Kiawidarti terkejut melihat WF sudah dalam kondisi tergantung dan tidak bernyawa. Wajah korban juga terlihat tertutup pakaian.

“Saat itu saya mau nyapu. Pas saya lihat ke arah kamar mandi, ternyata korban sudah seperti itu,” ujar Kiawidarti saat ditemui di lokasi.

WF diketahui merupakan salah satu penghuni rumah kos tersebut. Korban diperkirakan baru sekitar satu bulan tinggal di tempat itu.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, WF bekerja di salah satu rumah makan di Tanjungpinang. Korban diketahui berasal dari Pulau Pangkil. Ia juga disebut memiliki seorang kakak yang tinggal di kawasan Jalan Ganet, Tanjungpinang.

Penemuan jasad tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan Ketua RT setempat. Laporan selanjutnya diteruskan ke Polsek Tanjungpinang Barat.

Personel piket SPKT Polsek Tanjungpinang Barat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Tim Identifikasi Polresta Tanjungpinang turut tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap kondisi korban.

Kanit Pidum Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Ipda Jadi Gabe Sitanggang, membenarkan adanya laporan penemuan jasad tersebut.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung mendatangi lokasi penemuan jasad korban,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh WF. Polisi juga menduga korban telah meninggal lebih dari satu hari sebelum ditemukan.

Saat ditemukan, kondisi jasad korban juga sudah mengeluarkan aroma tidak sedap.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah WF kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUP Provinsi Kepulauan Riau untuk menjalani visum.

Hasil visum nantinya akan menjadi bagian dari pemeriksaan kepolisian untuk mengungkap secara lebih jelas penyebab kematian WF. Polisi masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum menarik kesimpulan terkait kematian korban. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *