Example 728x250
OLAHRAGATanjungpinang

Dispora Tanjungpinang Perkuat Pembinaan Atlet Difabel, Siapkan Pendamping Bersertifikat Nasional

8
×

Dispora Tanjungpinang Perkuat Pembinaan Atlet Difabel, Siapkan Pendamping Bersertifikat Nasional

Sebarkan artikel ini
Kepala Dispora Kota Tanjungpinang, Ruli Friady. (F-Ist)

Tanjungpinang (SN) – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang terus memperkuat pembinaan atlet difabel melalui National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kepulauan Riau (Kepri).

Dukungan tersebut tidak hanya diberikan dalam bentuk hibah dana pembinaan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas tenaga pendamping bagi atlet difabel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan atlet mendapatkan pendampingan yang memenuhi standar saat mengikuti berbagai ajang olahraga.

Kepala Dispora Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, mengatakan pihaknya telah mengirim salah seorang staf ke Solo untuk mengikuti pelatihan pendampingan atlet NPCI. Setelah mengikuti pelatihan, staf tersebut memperoleh sertifikat dengan grade tingkat nasional.

“Staf kita kemarin kita kirim ke Solo untuk pendampingan atlet NPCI. Dia mendapat sertifikat grade tingkat nasional. Jadi kalau ada pertandingan atlet difabel, baik nasional maupun internasional, dari Dispora sudah memenuhi syarat untuk pendampingan,” kata Ruli usai menghadiri pembukaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Para Tenis Meja di Pusat Pelatihan PTM Bintan Center, Kompleks Bintan Centre Km 9, Tanjungpinang, Kamis (17/9/2026).

Menurut Ruli, peningkatan kualitas pendamping menjadi bagian penting dalam mendukung atlet difabel agar dapat mengikuti pertandingan secara optimal, termasuk ketika harus berlaga di tingkat nasional maupun internasional.

Ia berharap dukungan yang diberikan pemerintah daerah dapat membantu atlet difabel Tanjungpinang mempertahankan prestasi sekaligus membuka peluang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Pada ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2025, atlet asal Tanjungpinang berhasil menyumbangkan medali emas dari cabang olahraga renang dan medali perunggu dari cabang menembak.

“Harapan kita para atlet terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua NPCI Kepri Fachrizal mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Tanjungpinang, serta Kejaksaan Negeri terhadap pembinaan atlet para di daerah tersebut.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar atlet difabel memiliki kesempatan yang semakin luas untuk berlatih dan mengikuti kompetisi.

“Dari sisi olahraga, sahabat-sahabat kita yang disabilitas terus kita dorong. Harapan kami ke depan para atlet bisa ikut ajang olahraga, tak hanya di tingkat kota, tapi juga provinsi dan nasional,” ucap Fachrizal.

Dalam Kejurda Para Tenis Meja yang digelar kali ini, sebanyak 12 atlet ambil bagian. Mereka terdiri dari empat atlet kategori kursi roda dan delapan atlet kategori berdiri atau standing.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya NPCI Kepri untuk memperluas kesempatan bertanding bagi atlet difabel. Sebelumnya, NPCI Kepri juga menggelar Kejurda para menembak yang berlangsung di Senggarang, Tanjungpinang.

Fachrizal berharap pembinaan olahraga para dapat semakin menarik minat anak-anak Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk menekuni berbagai cabang olahraga. Dengan demikian, regenerasi atlet difabel di Kepri dapat terus berjalan.

“Salah satu tujuan kita, para atlet bisa ikut berkompetisi di Peparnas yang dijadwalkan di NTB dan NTT Oktober mendatang,” pungkasnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *