Example 728x250
Berita KepriTanjungpinang

HUT ke-81 RI di Kepri, Gubernur Ansar Serukan Percepatan Pembangunan dan Penguatan Kedaulatan

4
×

HUT ke-81 RI di Kepri, Gubernur Ansar Serukan Percepatan Pembangunan dan Penguatan Kedaulatan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Kepri di Halaman Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Senin (17/8/2026). (F-Diskominfo Kepri)

Tanjungpinang (SN) – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Kepri di Halaman Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Senin (17/8/2026).

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, upacara berlangsung khidmat dan sarat semangat nasionalisme. Peserta upacara terdiri dari unsur TNI dan Polri, aparatur sipil negara (ASN), mahasiswa, pelajar, hingga jajaran instansi vertikal di Provinsi Kepri.

Bertindak sebagai komandan upacara Letnan Kolonel Laut Pelaut Faiq Mumtaz Muhammad, lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Tahun 2007. Sementara perwira upacara dijabat Mayor Laut Kesehatan drg. Fredy Budhi Dharmawan, lulusan Perwira Prajurit Karier Tahun 2006.

Dalam amanatnya, Ansar mengatakan peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mensyukuri perjuangan para pahlawan sekaligus melanjutkan cita-cita kemerdekaan.

Menurutnya, kemerdekaan bukanlah garis akhir perjalanan bangsa, tetapi menjadi “jembatan emas” menuju terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Dalam konteks tersebut, Ansar menegaskan posisi strategis Kepulauan Riau sebagai wilayah terdepan Indonesia. Kepri, katanya, bukan sekadar wilayah pinggiran, melainkan perisai kedaulatan laut, benteng pertahanan ekonomi, sekaligus etalase kehormatan bangsa di mata dunia.

“Setiap jengkal karang dan setiap tetes air di lautan Kepulauan Riau adalah kehormatan Republik Indonesia yang harus kita jaga bersama sampai titik darah penghabisan,” tegasnya.

Program Asta Cita Terus Diperkuat

Dalam amanatnya, Gubernur Ansar juga memaparkan berbagai program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden yang telah dilaksanakan di Kepri melalui sinergi pemerintah daerah bersama Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, dan masyarakat.

Penguatan wilayah perbatasan, misalnya, dilakukan melalui sosialisasi kebangsaan berbasis sekolah yang telah menyasar sekitar 15.000 pelajar.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga telah terealisasi 87,47 persen dengan menjangkau 594.278 penerima manfaat melalui 239 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di tujuh kabupaten/kota.

Sementara Program Kampung Nelayan Merah Putih dilaksanakan di 119 lokasi. Tiga lokasi telah terbangun di Batam dan satu lokasi di Natuna, sedangkan 115 lokasi lainnya masih dalam proses pembangunan.

Di sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terealisasi sebanyak 407 unit di tujuh kabupaten/kota. Salah satu yang menjadi percontohan nasional adalah KDKMP Pulau Sembur, Kota Batam, yang mengelola pembangkit listrik tenaga surya.

Program Sekolah Rakyat juga telah terealisasi di tiga lokasi, yakni Kota Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna. Adapun program Tiga Juta Rumah di Kepri telah terealisasi sebanyak 9.739 unit.

Sementara itu, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis sepanjang 2026 telah memberikan manfaat kepada 295.527 jiwa.

Ansar menilai berbagai capaian tersebut menunjukkan adanya keselarasan, keserasian, dan kesinambungan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.

Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen

Tak hanya program nasional, Ansar juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan Kepri sebagai bagian dari upaya mengisi kemerdekaan.

Pertumbuhan ekonomi Kepri pada Triwulan II 2026 tercatat mencapai 6,99 persen, sekaligus menempatkan Kepri di posisi pertama se-Sumatera dan ketiga secara nasional.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri pada 2025 juga mencapai 80,53 poin, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional.

Di sisi lain, persentase penduduk miskin pada Maret 2026 turun menjadi 4,09 persen, menjadi angka terendah sejak 2015.

Kinerja investasi juga menunjukkan tren positif. Realisasi investasi Triwulan I 2026 mencapai Rp23,79 triliun, tertinggi se-Sumatera dan menempati peringkat ketujuh nasional.

Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka turun dari 6,87 persen pada Februari 2026 menjadi 6,45 persen pada Mei 2026.

Atas berbagai capaian tersebut, Ansar menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, instansi vertikal, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa dan kelurahan, serta seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga sinergi pembangunan di Kepri.

Isi Kemerdekaan dengan Percepatan Pembangunan

Menutup amanatnya, Ansar mengajak seluruh elemen masyarakat Kepri untuk terus memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan.

“Mari kita padukan langkah, satukan tekad, dan kobarkan semangat. Jika dahulu meraih kemerdekaan dengan cara merebut, maka saat ini kita mengisi kemerdekaan dengan cara dikebut, melalui percepatan pembangunan di segala lini,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sekaligus memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai bagian penting dari kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semangat kemerdekaan akan terus dikibarkan dari setiap jengkal ribuan pulau di Negeri Segantang Lada. Mari kita buktikan kepada dunia bahwa Kepulauan Riau akan selalu siap mengiringi laju kejayaan Republik Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutupnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *