Batam (SN) – Peresmian Rumah Susun (Rusun) Rumah Hoegeng di Mapolresta Barelang pada Rabu (8/4/2026) bukan sekadar seremoni pembangunan hunian ini adalah simbol kuat sinergi dan komitmen bersama dalam membangun Batam yang lebih tertata dan berintegritas.
Walikota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Walikota Li Claudia Chandra dan Kapolda Kepri, Asep Safrudin, secara resmi meresmikan Rusun Rumah Hoegeng yang kini menjadi hunian bagi puluhan personel Polresta Barelang.
Nama “Hoegeng” bukanlah pilihan biasa. Sosok Hoegeng Iman Santoso dikenal sebagai ikon kejujuran dan integritas di tubuh Polri seorang pemimpin yang berani menegakkan hukum tanpa kompromi. Semangat itulah yang kini diabadikan dalam bangunan ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga pengingat nilai pengabdian bagi para aparat penegak hukum.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan Rusun ini merupakan langkah strategis di tengah semakin terbatasnya lahan di Batam. Hunian vertikal, menurutnya, adalah masa depan kota.
“Ini bukan sekadar bangunan, tetapi wujud nyata kebersamaan kita. Ke depan, pembangunan vertikal harus terus didorong,” tegasnya.
Lebih dari itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni di tengah pesatnya pertumbuhan Batam yang kian beragam. Dengan arus migrasi mencapai sekitar 17.000 orang pada 2025 menjadikan Batam salah satu kota tujuan utama di Indonesia tantangan sosial pun semakin kompleks.
“Batam adalah rumah kita bersama. Keamanan dan kenyamanan hanya tercipta jika kita saling menjaga,” ujarnya.
Amsakar juga menyoroti soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dinilai berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, serta menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Sinergi ini bahkan mendapat apresiasi dari lembaga nasional seperti KPK dan BPK.
Tak lupa, ia mengingatkan masyarakat untuk turut menjaga fasilitas umum dari kerusakan dan vandalisme hal sederhana yang berdampak besar bagi kenyamanan kota.
Di penghujung acara, dalam suasana hangat bulan Syawal, Amsakar dan Li Claudia Chandra menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, sekaligus harapan agar kebersamaan dalam membangun Batam terus terjaga.
Saat ini, Rusun Hoegeng telah dihuni oleh 71 personel Polresta Barelang. Kehadirannya diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan tempat tinggal, tetapi juga meningkatkan kinerja kepolisian dalam melayani masyarakat sejalan dengan semangat Hoegeng yang hidup dalam setiap sudut bangunan tersebut. (***)

