Ketua DPRD Batam Tampil Aktif di Musrenbang RKPD 2027, Tegaskan Kolaborasi Pembangunan

Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin menerima draf RKPD dari Walikota Batam Amsakar Achmad pada MusrenbangRKPD Kota Batam Tahun 2027 di Grand Ballroom Grand Mercure Batam Centre, Kamis (5/3/2026). (F-DPRD Batam)

Batam (SN) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Batam Tahun 2027 resmi digelar di Grand Ballroom Grand Mercure Batam Centre, Kamis (5/3/2026). Forum strategis tahunan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kota Batam untuk tahun mendatang.

Kegiatan dibuka langsung oleh Walikota Batam Amsakar Achmad dan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, legislatif, serta pemangku kepentingan pembangunan. Musrenbang menjadi ruang bersama untuk menyatukan visi pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara lebih terarah.

Sorotan utama dalam kegiatan ini adalah kehadiran aktif Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, yang hadir bersama Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua III DPRD Batam Muhammad Yunus Muda, S.E. Kehadiran pimpinan DPRD tersebut menegaskan kuatnya peran legislatif dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Selain unsur DPRD, kegiatan ini juga dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, anggota DPD RI Ismeth Abdullah, jajaran Forkopimda Kota Batam, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, serta pejabat Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

Dalam forum tersebut, Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaluddin menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk menyatukan pokok-pokok pikiran DPRD dengan rencana kerja pemerintah daerah.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan agar program pembangunan yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap melalui Musrenbang ini, seluruh usulan dapat dirumuskan secara matang dan terukur, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat Kota Batam,” ujarnya.

Kamaluddin juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif semua pihak dalam setiap tahapan perencanaan, agar program yang dihasilkan tidak hanya realistis, tetapi juga berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) terkait perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan daerah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat integrasi dan keberlanjutan pembangunan Kota Batam ke depan.

Musrenbang RKPD 2027 ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam merumuskan arah pembangunan Batam yang lebih terarah, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Adv)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *