Pertamina Latih UMKM Bikin Foto Produk Lebih Menarik, Cukup Pakai Ponsel

Medan (SN) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menggelar Pelatihan Fotografi Dasar dan Fotografi Produk bagi UMKM binaan, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam membuat konten visual yang menarik, informatif, dan bernilai jual di era digital.

Pelatihan menghadirkan fotografer profesional Qodrat Al Qadri sebagai pemateri. Materi disampaikan secara praktis, mulai dari teknik dasar fotografi, komposisi visual, pemilihan sudut pengambilan gambar, hingga pemanfaatan pencahayaan alami. Peserta juga langsung mempraktikkan cara memotret produk menggunakan kamera sederhana maupun telepon genggam.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kemampuan visual menjadi kunci penting dalam promosi produk, terutama di platform digital.

“Foto adalah kesan pertama yang dilihat konsumen. Dengan teknik yang tepat, produk sederhana bisa terlihat lebih profesional dan menarik,” ujarnya.

Peserta juga dibekali prinsip dasar fotografi produk, seperti fokus pada satu objek utama, komposisi yang rapi, serta penggunaan latar belakang sederhana agar pesan visual tersampaikan dengan jelas.

Menurut Qodrat Al Qadri, fotografi produk tidak harus menggunakan peralatan mahal. Yang terpenting adalah pemahaman konsep dan kepekaan visual.

“Fotografi produk adalah cara menyampaikan cerita dan nilai sebuah produk melalui gambar. Dengan komposisi, pencahayaan, dan sudut yang tepat, produk UMKM bisa tampil menarik meski hanya memakai kamera ponsel. Kuncinya konsisten, sederhana, dan fokus pada keunggulan produk,” jelasnya.

Salah satu mitra UMKM binaan, Yeni Herlina, pemilik Lina Souvenir, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat. Ia kini lebih percaya diri memotret produknya untuk dipasarkan di media sosial dan marketplace.

“Dulu kami memotret seadanya. Sekarang saya lebih paham cara mengambil foto yang rapi, terang, dan menarik meski pakai ponsel. Ini sangat membantu meningkatkan tampilan produk kami,” katanya.

Fahrougi menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendorong UMKM agar mampu beradaptasi dengan persaingan pasar digital yang semakin ketat.

Menurutnya, selain mendistribusikan energi seperti BBM dan LPG ke seluruh Nusantara, Pertamina juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembinaan UMKM berkelanjutan.

“UMKM adalah penggerak ekonomi lokal. Melalui peningkatan keterampilan yang relevan seperti fotografi produk, kami berharap UMKM binaan bisa naik kelas, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing hingga tingkat nasional bahkan global,” tutupnya. (SN)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *