Example 728x250
HUKRIMNASIONAL

Dua Nelayan Hilang Usai Kapal Ditabrak Tongkang di Perairan Utara Bangka, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

1
×

Dua Nelayan Hilang Usai Kapal Ditabrak Tongkang di Perairan Utara Bangka, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap kedua korban dua nelayan dilaporkan hilang setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam akibat ditabrak kapal tongkang di Perairan Utara Bangka Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu (12/7/2026). (F-Ist U/Sketsa)

Tanjungpinang (SN) – Dua nelayan dilaporkan hilang setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam akibat ditabrak kapal tongkang di Perairan Utara Bangka Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu (12/7/2026) dini hari. Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap kedua korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan informasi kecelakaan laut tersebut diterima dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang pada pukul 09.30 WIB.

Berdasarkan laporan, kapal nelayan itu berangkat dari Pelabuhan Jelitik, Kabupaten Bangka, pada 5 Juli 2026 untuk mencari cumi-cumi. Namun sekitar pukul 01.00 WIB, kapal tersebut ditabrak kapal tongkang yang melintas di koordinat 0°55.764′ S – 106°23.135′ E hingga akhirnya tenggelam.

“Dari empat orang yang berada di atas kapal, dua orang atas nama Udin dan Umin berhasil diselamatkan oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sementara dua korban lainnya, yakni Yudi dan Yudika, hingga saat ini masih dalam pencarian,” ujar Fazzli.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang langsung mengerahkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Lingga untuk memperkuat operasi pencarian bersama Kansar Pangkalpinang.

Pada hari pertama operasi, pencarian menghadapi kondisi cuaca yang cukup menantang. Angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan mencapai 16 knot, arus bergerak ke arah utara dengan kecepatan 1,1 knot, serta tinggi gelombang berkisar antara 1,2 hingga 1,5 meter.

Selain mengerahkan personel, Kansar Tanjungpinang juga berkoordinasi dengan Kansar Pangkalpinang dan telah memancarkan broadcast kepada seluruh unsur SAR serta kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi agar turut membantu memantau keberadaan kedua korban.

Fazzli menegaskan Tim SAR Gabungan akan terus memaksimalkan upaya pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Perkembangan lebih lanjut terkait pelaksanaan Operasi SAR ini akan kami sampaikan secara berkala,” tutupnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *