Tanjungpinang (SN) – Sebanyak 126 regu ambil bagian dalam Gerak Jalan Proklamasi kategori 45 kilometer dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu (29/8/2026) malam.
Ratusan peserta tersebut memulai perjalanan dari Bundaran Monumen Provinsi Kepri di Dompak dan menempuh rute sepanjang 45 kilometer hingga finis di Pelataran Tugu Sirih.
Gerak jalan berlangsung selama sekitar 9 jam 30 menit hingga Minggu pagi. Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan dispensasi waktu selama satu jam untuk menunaikan ibadah salat Subuh. Waktu mulai pukul 04.45 hingga 05.45 WIB tersebut tidak diperhitungkan dalam penilaian waktu tempuh.
Peserta yang mengikuti gerak jalan berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, BNPB, KPLP, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat umum.
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, saat melepas peserta mengingatkan seluruh regu agar menjaga ketertiban dan sportivitas selama menempuh perjalanan. Ia meminta peserta tidak saling mendahului secara berlebihan yang berpotensi menimbulkan perselisihan.
“Hal yang perlu diperhatikan peserta bahwa ini adalah giat olahraga kita sempena HUT ke-81 RI. Jadi kami minta jangan sampai ada nanti saling potong-memotong yang dapat menimbulkan dampak yang kurang baik,” kata Lis.
Menurut Lis, Gerak Jalan Proklamasi merupakan tradisi yang telah berlangsung selama lebih dari 50 tahun di Kota Tanjungpinang dan terus dilestarikan setiap tahunnya.
Karena itu, ia menegaskan kegiatan tersebut harus tetap menjadi ajang olahraga yang sehat dan tidak diwarnai tindakan-tindakan yang dapat mencoreng pelaksanaan kegiatan.
“Jangan sampai ada pergesekan karena ini murni adalah giat olahraga. Jangan kita coreng dengan hal-hal yang nanti memberikan dampak negatif,” ujarnya.
Lis juga mengingatkan pentingnya menjaga kewajiban beribadah meski kegiatan berlangsung hingga pagi hari.
“Sekalipun kita ada giat sampai pagi besok, tetapi saya minta kita melaksanakan salat Subuh. Jadi salat Subuh tidak dihitung waktunya,” tambahnya.
Selain kepada peserta, Lis turut mengimbau masyarakat yang mengiringi jalannya gerak jalan agar tidak mengganggu perjalanan para peserta. Masyarakat diminta memberikan ruang sehingga seluruh regu dapat melintas dengan lancar dan aman.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan Kota Tanjungpinang selama kegiatan berlangsung.
“Saya mohon jangan buang sampah sembarangan. Meskipun ada kegiatan seperti ini, kita tetap harus menjaga kebersihan kota yang kita cintai ini,” tuturnya.
Lis berharap Gerak Jalan Proklamasi tidak hanya menjadi ajang olahraga dan perayaan kemerdekaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Pemko mengharapkan kegiatan seperti ini mampu membantu dan menggerakkan para pelaku usaha di Kota Tanjungpinang. Ini juga menjadi dorongan bagi masyarakat dan pemerintah dalam rangka menjaga Tanjungpinang menjadi kota yang ramah, yang selalu memberikan aktivitas bagi kota yang kita cintai dan banggakan,” sebutnya.
Gerak Jalan Proklamasi kategori 45 kilometer ini dibagi dalam dua etape dengan titik pemberhentian di Lapangan Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang dan Lapangan Pamedan.
Para peserta secara resmi dilepas oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, didampingi Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza, Sekretaris Daerah Zulhidayat, unsur Forkopimda, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemko Tanjungpinang. (***)












