Tanjungpinang (SN) – Suasana halaman SMP Negeri 13 Tanjungpinang tampak semarak dan penuh warna saat para siswa unjuk kreativitas dalam kegiatan kokurikuler bertema kewirausahaan dan pembelajaran berbasis praktik, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tanjungpinang karena dinilai mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih hidup, kreatif, dan dekat dengan dunia nyata.
Dengan mengusung tema “Aku Cinta Indonesia, Lingkunganku Sehat dan Nyaman, serta Berinovasi dalam Teknologi”, para siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga menunjukkan hasil karya nyata yang mereka ciptakan sendiri.
Berbagai inovasi sederhana namun penuh ide brilian dipamerkan dalam bazar tersebut. Mulai dari bel listrik sederhana hasil rakitan siswa, tong sampah kreatif yang ramah lingkungan, hingga aneka kuliner khas Nusantara yang menggugah selera. Setiap stan menjadi bukti bahwa pelajar SMP pun mampu menghasilkan karya yang fungsional, kreatif, dan bernilai jual.
Kepala SMP Negeri 13 Tanjungpinang, M. Muslim Basyir, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas semangat para siswa serta dukungan seluruh pihak sekolah.
“Seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil pembelajaran berbasis praktik yang dirancang untuk meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta jiwa kewirausahaan di kalangan pelajar,” ujarnya.
Dari sisi pemerintah daerah, Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, turut memberikan apresiasi atas terobosan sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi muda yang mandiri, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Kegiatan kokurikuler berbasis praktik merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi pendidikan yang lebih kontekstual dan aplikatif. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berkembang di seluruh satuan pendidikan di Kota Tanjungpinang,” kata Novi.
Lebih dari sekadar pameran, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar berani mencoba, berkreasi, dan berwirausaha sejak dini. Melalui pengalaman langsung, mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah keterampilan hidup yang kelak bermanfaat di masyarakat.
Pemerintah Kota Tanjungpinang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan yang menyeimbangkan aspek akademik dengan penguatan karakter, kreativitas, dan keterampilan siswa. (***)


















