Example 728x250
BatamHUKRIM

SAR Gabungan Cari Nelayan Hilang di Tanjung Budus, Kapal Ditemukan Mesin Masih Menyala

129
×

SAR Gabungan Cari Nelayan Hilang di Tanjung Budus, Kapal Ditemukan Mesin Masih Menyala

Sebarkan artikel ini
Kansar Tanjungpinang bersama unsur SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dan hilang di sekitar Perairan Tanjung Budus, Pulau Galang, Kota Batam, Jumat (19/6/2026). (F-Kansar Tpi U/Sketsa)

Batam (SN) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Tanjungpinang bersama unsur SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dan hilang di sekitar Perairan Tanjung Budus, Pulau Galang, Kota Batam.

Korban diketahui bernama Jafaar (50), warga Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, yang dilaporkan hilang saat melaut seorang diri menggunakan kapal longboat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan laporan kejadian diterima oleh Com Center Kansar Tanjungpinang pada Jumat (19/6/2026) pukul 06.45 WIB dari Azhari, yang merupakan kerabat korban.

“Laporan kecelakaan kapal diterima pada Jumat pagi. Berdasarkan informasi yang kami terima, korban diduga hilang di sekitar Perairan Tanjung Budus pada Kamis sore,” ujar Fazzli.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di koordinat 0°42’54.10″N – 104°18’19.10″E.

Korban sebelumnya berangkat melaut seorang diri sekitar pukul 13.00 WIB menggunakan longboat untuk mencari ikan di perairan sekitar Pulau Galang.

Namun, sekitar tiga jam kemudian, warga menemukan longboat milik korban mengapung di Perairan Tanjung Budus dalam kondisi mesin masih menyala. Saat ditemukan, korban sudah tidak berada di atas kapal.

Temuan tersebut langsung membuat keluarga dan warga sekitar melakukan pencarian secara mandiri di lokasi kejadian. Namun hingga laporan disampaikan kepada pihak SAR, korban belum berhasil ditemukan.

Menurut informasi keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma, sehingga menambah kekhawatiran terhadap kondisi korban.

Merespons laporan tersebut, Kansar Tanjungpinang segera melakukan koordinasi dan langkah-langkah awal pencarian.

Tim Rescue KPP Tanjungpinang yang berjumlah enam personel kemudian diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB). Lokasi pencarian berada sekitar 14,5 Nautical Mile (Nm) dari Dermaga Dompak dengan arah radial 228,73 derajat Barat Daya.

Untuk memaksimalkan operasi pencarian, Kansar Tanjungpinang melibatkan berbagai unsur SAR gabungan yang terdiri dari Ditpolair Polda Kepri, Polair Polresta Barelang, Polsek Galang, serta nelayan dan masyarakat setempat.

Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan longboat dan area perairan yang diperkirakan menjadi titik jatuhnya korban.

“Operasi pencarian dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur SAR gabungan untuk mempercepat proses penemuan korban. Perkembangan hasil pencarian akan kami sampaikan secara berkala,” kata Fazzli.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim SAR gabungan terus menyisir area perairan Tanjung Budus serta lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik keberadaan korban. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *