Example 728x250
BatamHUKRIM

Polda Kepri Sita 429 Cartridge Pod Diduga Mengandung Etomidate di Batam, Dua Pria Diamankan

11
×

Polda Kepri Sita 429 Cartridge Pod Diduga Mengandung Etomidate di Batam, Dua Pria Diamankan

Sebarkan artikel ini
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri mengungkap dugaan peredaran narkotika berupa cartridge pod yang diduga mengandung Etomidate di Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam. Polisi mengamankan dua pria dan menyita 429 cartridge pod bertuliskan Yakuza. (F-Istimewa)
Example 728x250

Batam (SN) – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau mengungkap dugaan peredaran narkotika berupa cartridge pod yang diduga mengandung Etomidate di Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua pria dan menyita 429 cartridge pod bertuliskan Yakuza.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei mengatakan, pengungkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Quick Wins Kapolri Program Nomor 2 tentang Pemulihan Kawasan Narkoba sekaligus upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polda Kepri dalam mendukung program Quick Wins Kapolri serta upaya P4GN untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan zat berbahaya,” ujar Nona.

Kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai seorang pria yang diduga menyimpan narkotika untuk diperjualbelikan. Setelah melakukan penyelidikan, Tim Opsnal Unit 2 Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri mengamankan AA di depan area parkir Hotel Planet, kawasan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Selasa (3/11/2026).

Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan cartridge pod bertuliskan Yakuza yang diduga mengandung Etomidate. Berdasarkan keterangan AA, barang tersebut diperoleh dari pria berinisial BP yang berada di sebuah rumah kos di Komplek Nagoya Center Blok C.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan BP di lokasi tersebut. Dari kamar kosnya, polisi menemukan 429 cartridge pod, terdiri dari 427 cartridge berisi cairan dan dua lainnya dalam keadaan kosong.

Berdasarkan keterangan awal, BP mengaku memperoleh barang tersebut dengan membeli dari seorang pria berinisial A di Johor, Malaysia. Namun, penyidik masih mendalami keterangan tersebut untuk menelusuri asal-usul barang dan mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran yang lebih luas.

Selain ratusan cartridge pod, polisi turut menyita dua unit telepon genggam untuk kepentingan penyidikan.

“Kedua pria beserta seluruh barang bukti saat ini telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Kepri. Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat,” jelasnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *