Tanjungpinang (SN) – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 berlangsung semarak. Ribuan masyarakat memadati kawasan Tugu Sirih Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, Sabtu (4/7/2026), untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Ta’aruf yang menjadi pembuka rangkaian MTQ tingkat provinsi tersebut.
Pawai diikuti kafilah dari tujuh kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau. Arak-arakan bergerak dari Tugu Sirih Gurindam 12 menuju halaman Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau dengan menampilkan beragam atraksi budaya, nuansa Melayu, serta syiar Islam yang memukau masyarakat di sepanjang rute.
Pawai Ta’aruf secara resmi dilepas oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kepulauan Riau. Pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
Baca Juga : Pulau Penyengat, Jejak Kejayaan Melayu yang Menjadi Cikal Bakal Bahasa Indonesia
Dalam sambutannya, Nyanyang memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah yang dinilai telah mempersiapkan penyelenggaraan MTQ dengan sangat baik.
“Saya berikan apresiasi kepada Pemko Tanjungpinang yang sudah mempersiapkan ini dengan luar biasa,” ujarnya.
Ia berharap kemeriahan Pawai Ta’aruf mampu membangkitkan semangat para peserta yang akan berlaga di berbagai cabang perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus media syiar Islam yang membawa pesan persatuan dan toleransi.
“Melalui pawai ini, mari kita perkuat ukhuwah, syiar Islam, serta semangat persatuan untuk membangun Kepulauan Riau yang maju, makmur, dan merata,” katanya.
Baca Juga : BP Batam Terima Kunker Banggar DPR RI, Perkuat Batam sebagai Pusat Investasi Nasional
Sementara itu, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menilai tingginya antusiasme masyarakat membuktikan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang keagamaan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial dan perekonomian daerah.
Menurutnya, kehadiran ribuan peserta, ofisial, pendamping, hingga tamu dari berbagai daerah diperkirakan akan menggerakkan sektor usaha kecil, kuliner, penginapan, hingga jasa selama pelaksanaan MTQ berlangsung.
“Semoga pelaksanaan ini bisa membuat ekonomi masyarakat bisa tumbuh dengan baik,” ujar Lis.
Ia berharap MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya sukses sebagai ajang kompetisi tilawah Al-Qur’an, tetapi juga semakin memperkuat syiar Islam, mempererat persaudaraan antardaerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (***)












