Kominfo Batam Tekankan Transparansi dan Kolaborasi dengan Media

Kadiskminfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyebut transparansi dan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan insan pers merupakan kunci penting dalam mendukung pembangunan daerah. Hal itu disampaikan dalam siaran RRI Pro 1 Batam di Kantor RRI Batam Centre, Senin (2/2/2026). (F-Diskominfo Btm)

Batam (SN) – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan bahwa transparansi dan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan insan pers merupakan kunci penting dalam mendukung pembangunan daerah. Penegasan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam siaran RRI Pro 1 Batam yang digelar di Kantor RRI Batam Centre, Senin (2/2/2026).

Dalam dialog tersebut, Rudi menyampaikan pesan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, terkait peran aparatur pemerintah sebagai pelayan publik. Ia menekankan bahwa seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam merupakan pejabat publik yang mengemban amanah masyarakat.

“Pejabat publik adalah milik rakyat. Informasi mengenai kinerja dan kebijakan pemerintah merupakan hak masyarakat. Selama berkaitan dengan kepentingan umum, tidak ada alasan untuk menutup-nutupi,” ujar Rudi mengutip arahan pimpinan daerah.

Rudi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam menempatkan media sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai kontrol sosial untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, dan kredibilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Ia menambahkan, Pemko Batam berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi jurnalis yang profesional dan kompeten dalam menggali informasi. Setiap pertanyaan dari media, kata dia, wajib dijawab oleh perangkat daerah terkait sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.

“Sinergi antara pemerintah dan media sangat penting agar informasi yang diterima masyarakat benar-benar berbasis fakta, bukan opini yang berpotensi menyesatkan,” jelasnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, Rudi mengingatkan insan pers untuk tetap menjunjung tinggi profesionalisme. Kecepatan penyajian berita, menurutnya, harus sejalan dengan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik serta standar operasional prosedur yang ditetapkan Dewan Pers.

“Jika pemerintah dan media sama-sama menjaga idealisme jurnalistik, kepercayaan publik akan terus terpelihara. Batam adalah rumah kita bersama, dan kita memiliki tanggung jawab moral untuk merawat kepercayaan itu melalui informasi yang sehat dan berimbang,” tuturnya.

Menutup dialog, Rudi mengajak seluruh insan pers untuk terus menjadi mitra yang kritis namun konstruktif, demi terwujudnya Kota Batam yang transparan, inklusif, dan berdaya saing. (SN)

Editor : M Nazarullah

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *