Example 728x250
KarimunOLAHRAGA

Karate Karimun Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026, Andalkan Kembalinya Atlet Juara

13
×

Karate Karimun Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026, Andalkan Kembalinya Atlet Juara

Sebarkan artikel ini
Cabang olahraga (cabor) karate Kabupaten Karimun membidik gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI 2026. (F-IG KONI Karimun)
Example 728x250

Karimun (SN) – Cabang olahraga (cabor) karate Kabupaten Karimun membidik gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI 2026. Kembalinya sejumlah atlet andalan yang pernah mengantarkan Karimun berjaya pada Porprov 2018 menjadi modal penting untuk mewujudkan target tersebut.

Pelatih karate Karimun, Ardinis, mengatakan komposisi atlet yang dipersiapkan tahun ini lebih solid dibandingkan Porprov 2022. Beberapa atlet yang sebelumnya tidak bisa memperkuat Karimun karena menempuh pendidikan di luar daerah kini telah kembali bergabung.

“Target kita pasti juara umum. Kalau kita lihat dari komposisi atlet, pada 2022 lalu ada beberapa atlet yang tidak bisa mewakili Karimun karena berkuliah di luar daerah. Alhamdulillah, tahun ini beberapa di antaranya sudah bergabung kembali,” ujar Ardinis saat pemusatan latihan atau Training Center (TC), Senin (26/10/2026).

Kembalinya para atlet tersebut menumbuhkan optimisme tim pelatih. Pasalnya, sejumlah karateka yang kini kembali memperkuat Karimun pernah berkontribusi besar saat daerah itu meraih tujuh medali emas sekaligus menjadi juara umum karate pada Porprov 2018.

Berbekal pengalaman tersebut, karate Karimun menargetkan minimal lima medali emas dari 14 kelas yang dipertandingkan dalam perhitungan medali. Pada Porprov Kepri 2026, Karimun menurunkan 16 atlet yang akan bertanding di 12 kelas.

“Harapan kami, dengan kembalinya mereka, sejarah manis dulu bisa terulang kembali. Bicara emas, target minimal kita lima medali emas dari 14 kelas yang dihitung,” ungkapnya.

Meski optimistis, perjuangan Karimun diprediksi tidak mudah. Kota Batam menjadi salah satu pesaing utama yang harus diwaspadai dalam perebutan medali. Persaingan kedua daerah bahkan telah terlihat pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) sebelumnya, meski karate saat itu masih berstatus cabang olahraga eksibisi.

“Kalau melihat pemetaan kekuatan, kita pasti bersaing ketat dengan Kota Batam. Contoh di Popda kemarin, meski karate masih eksibisi, perolehan angka kita kejar-kejaran dengan Batam,” kata Ardinis.

Selain meningkatkan kemampuan teknik, tim pelatih juga membenahi konsentrasi dan kedisiplinan atlet saat bertanding, terutama di partai final. Evaluasi dilakukan agar kesalahan yang merugikan tidak kembali terulang.

Ardinis mengungkapkan, pada pertandingan sebelumnya, atlet Karimun sempat kehilangan keuntungan setelah melakukan pelanggaran meski sudah unggul. Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi penting selama persiapan menuju Porprov.

“Kemarin ada sedikit mis pada pelaksanaan final. Kita sudah unggul, tapi justru kecolongan karena pelanggaran. Hal-hal seperti ini yang kita perbaiki secara intensif dalam masa persiapan ini agar tidak terulang lagi,” tutupnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *