Tanjungpinang (SN) – Prestasi membanggakan ditorehkan cabang olahraga dayung Kota Tanjungpinang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau 2026. Meski baru menjalani latihan intensif selama kurang lebih dua bulan, para atlet mampu mempersembahkan delapan medali, terdiri dari lima emas, satu perak, dan dua perunggu.
Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras dan kemampuan adaptasi para atlet yang sebagian besar bahkan baru mengenal olahraga dayung menjelang pelaksanaan Porprov.
Medali emas diraih melalui nomor-nomor andalan kayak dan dragon boat. Salah satu atlet dragon boat, Serda LPU Teguh Prasetyo, mengungkapkan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari kontingen Kota Tanjungpinang yang berhasil menyumbangkan medali.
Bersama rekan-rekannya, Teguh menjalani latihan intensif selama dua bulan sebelum berlaga. Hasilnya, tim dragon boat berhasil meraih emas pada nomor 20 pendayung 200 meter serta medali perak pada nomor 10 pendayung 200 meter.
“Alhamdulillah, dengan latihan selama dua bulan ini kami bisa mencapai hasil tersebut. Untuk nomor 20 pendayung 200 meter, kami meraih emas. Sementara nomor 10 pendayung 200 meter mendapat perak,” kata Teguh, Kamis (5/11/2026).
Prestasi tak kalah membanggakan datang dari tim kayak putri. Serda MPU/W Regina Amelia, atlet Wing Udara 1 Puspenerbal Tanjungpinang, mengaku bersyukur dapat ikut memperkuat Kota Tanjungpinang dan menyumbangkan dua medali emas.
Menurut Regina, dirinya bersama sejumlah rekan awalnya belum memiliki pengalaman dalam olahraga kayak maupun dayung. Namun, melalui latihan setiap hari bersama pelatih selama kurang lebih dua bulan, mereka mampu menguasai teknik dan beradaptasi hingga akhirnya meraih prestasi di arena Porprov.
“Kami sangat bersyukur dan bangga karena dipercaya mewakili Kota Tanjungpinang. Kami juga bersyukur bisa meraih dua medali emas pada nomor kayak putri 200 meter double dan single,” ucap Regina.
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat peran pelatih dayung PODSI Kota Tanjungpinang, Sertu LPU Mikrat dari Wing Udara 1 Puspenerbal Tanjungpinang, yang membina 28 atlet untuk menghadapi Porprov VI Kepri.
Para atlet tersebut terdiri dari 20 atlet dragon boat, empat atlet kayak putra, dan empat atlet kayak putri. Menariknya, sebagian besar memulai perjalanan dari nol karena belum mengenal olahraga dayung sebelumnya.
“Dari awal kami membina atlet ini benar-benar mulai dari nol. Mereka belum mengenal olahraga dayung. Kami perkenalkan dan latih secara intensif. Alhamdulillah, sekarang mereka bisa membuktikan hasil dari kerja keras, tekad, dan semangat selama latihan,” tutur Mikrat.
Ia mengaku bangga melihat perkembangan para atlet yang mampu beradaptasi dalam waktu relatif singkat. Bahkan, olahraga yang sebelumnya asing kini mulai menjadi bagian dari minat dan semangat mereka untuk terus berkembang. (***)












