Padang (SN) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau terus memperkuat komitmen terhadap kepedulian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Cadiak Pandai Goes to School.
Program yang diresmikan di SMP Negeri 1 Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, sekaligus memperingati Hari Inovasi Indonesia ini merupakan hasil kolaborasi Pertamina bersama PKBI Sumatera Barat dalam mendorong pengelolaan sampah dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah.
Asisten I Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Rudi Rahmat, mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, edukasi pengelolaan sampah sejak dini penting untuk membangun kebiasaan peduli lingkungan di kalangan pelajar.
“Program ini sangat bagus sekali. Sampah sudah menjadi permasalahan semua pihak. Harapan kami, program percontohan ini dapat direplikasi di sekolah lainnya di Kabupaten Padang Pariaman,” ujar Rudi saat membuka kegiatan.
Sementara itu, Area Manager Comm., Rel & CSR Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa Cadiak Pandai Goes to School telah berjalan sejak Agustus lalu sebagai pengembangan program Si Cadiak, sistem informasi cerdas kelola limbah yang telah berlangsung selama empat tahun.
“Kita tidak ingin anak-anak hanya mengetahui bahwa sampah harus dibuang pada tempatnya. Lebih dari itu, kita ingin mereka memahami cara mengurangi, memilah, hingga mengubah barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai,” ungkap Fahrougi.
Mengusung tema Ubah Sampah Menjadi Peluang melalui Inovasi dan Kreativitas, program ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan praktik langsung. Di antaranya pengukuhan Satuan Tugas Lingkungan Sekolah, peresmian bank sampah dan kebun gizi, aksi bersih lingkungan, pemilahan serta penimbangan sampah, lomba busana berbahan bekas, hingga pameran karya inovasi pengolahan sampah antarkelas. (***)












