Example 728x250
Berita KepriHUKRIMNatuna

Lahan Kosong 2 Hektare di Natuna Terbakar, Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

12
×

Lahan Kosong 2 Hektare di Natuna Terbakar, Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar dan Kepolisian Natuna berusaha memadamkan kebakaran lahan kosong di Jalan Bukit Arai, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Minggu (9/8/2026). (F-Ist Humas Polri)

Natuna (SN) – Lahan kosong seluas kurang lebih 2 hektare di Jalan Bukit Arai, RT 005/RW 001, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, terbakar pada Minggu (9/8/2026) siang.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 11.50 WIB. Saat melintas di kawasan tersebut, seorang warga, IPTU Ronald Tampubolon, melihat adanya titik api yang mulai membakar lahan kosong.

Melihat kondisi itu, Ronald segera menuju Mapolres Natuna untuk melaporkan kejadian kepada personel piket. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran ke lokasi.

Petugas tiba sekitar pukul 11.55 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Sebanyak satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air Polres Natuna dikerahkan untuk menjinakkan api.

Selain menggunakan kendaraan pemadam, petugas juga melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan swadaya. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegahnya merambat lebih luas.

“Begitu mendapat laporan, personel langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pemadaman bersama petugas Damkar. Kami juga melakukan pemadaman secara manual untuk mengantisipasi api meluas,” ujar salah seorang petugas di lokasi.

Setelah sekitar satu jam dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas kemudian melakukan penyisiran di seluruh area yang terbakar untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.

Dari hasil penanganan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare. Sementara itu, pemilik lahan tersebut hingga kini belum diketahui.

Adapun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Informasi awal di lapangan menyebutkan, titik api diduga muncul dari bagian dalam kawasan lahan kosong. Kondisi angin yang cukup kencang kemudian membuat api dengan cepat merambat dan membakar vegetasi di sekitarnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya personel Polres Natuna, Polsek Bunguran Timur, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Ulu, personel Damkar Polres Natuna, piket Intelkam, piket Reskrim, serta Babinsa Desa Sungai Ulu.

Kapolres Natuna mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca kering dan angin bertiup cukup kencang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secepat mungkin dan tidak sampai meluas,” tegas Kapolres Natuna.

Beruntung, kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum merambat ke kawasan permukiman maupun bangunan di sekitar lokasi. Selama proses pemadaman berlangsung, situasi terpantau aman, terkendali, dan kondusif. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *