Tanjungpinang (SN) – Gotong royong massal mewarnai suasana Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Minggu (19/7/2026). Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad memimpin langsung kegiatan bersih-bersih bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebagai upaya menjaga kebersihan sekaligus melestarikan kawasan bersejarah tersebut.
Kegiatan diawali dari pelantaran Masjid Raya Sultan Riau Pulau Penyengat. Selanjutnya, rombongan menyusuri jalan utama pulau sambil membersihkan lingkungan hingga berakhir di Balai Adat Melayu Pulau Penyengat. Sejak pagi, para peserta tampak bahu-membahu memungut sampah, memangkas rumput liar, dan merapikan kawasan di sepanjang jalur yang dilalui.
Di sela kegiatan, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa gotong royong di Pulau Penyengat tidak sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap warisan sejarah, budaya, dan religi yang menjadi kebanggaan masyarakat Kepulauan Riau.
“Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah, budaya, dan religi yang sangat tinggi. Karena itu, kebersihannya harus kita jaga bersama agar warisan ini tetap lestari dan nyaman dikunjungi,” ujarnya.
Menurut Ansar, lingkungan yang bersih dan tertata akan semakin memperkuat daya tarik Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya, sekaligus memberikan kenyamanan bagi wisatawan maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat Pulau Penyengat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong sebagai budaya yang harus dipertahankan.
“Mari kita rawat Pulau Penyengat dengan penuh rasa memiliki. Kebersihan dan kelestarian kawasan ini adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya. (***)












