Example 728x250
BatamEKONOMI

Batam Catat Rekor Investasi Rp44 Triliun pada 2025, Lampaui Target Nasional

6
×

Batam Catat Rekor Investasi Rp44 Triliun pada 2025, Lampaui Target Nasional

Sebarkan artikel ini
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menilai capaian ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam. (F-Humas BP Batam)

Batam (SN) – Batam kembali membuktikan diri sebagai salah satu destinasi investasi paling menjanjikan di Indonesia. Di tengah tantangan ekonomi global dan ketatnya persaingan antarwilayah, realisasi investasi Batam sepanjang 2025 berhasil melampaui target dan menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin kuat memasuki 2026.

Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), investasi Batam pada 2025 mencapai Rp44,01 triliun atau tumbuh 72,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp25,46 triliun. Capaian tersebut juga melampaui target investasi 2025 yang ditetapkan sebesar Rp36,9 triliun.

Sementara itu, melalui metode perhitungan investasi BP Batam, nilai investasi yang terealisasi bahkan mencapai Rp69,30 triliun atau 115,5 persen dari target Rp60 triliun.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menilai capaian ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam. Menurutnya, berbagai pembenahan yang dilakukan, mulai dari penyederhanaan layanan investasi, reformasi regulasi hingga pembangunan infrastruktur, telah berhasil menciptakan iklim usaha yang semakin kompetitif.

“Data ini menunjukkan bahwa Batam tetap menjadi kawasan yang dipercaya investor. Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Batam justru mampu mencatat pertumbuhan investasi yang kian menguat,” ujar Amsakar, Senin (22/6/2026).

Pertumbuhan investasi didorong oleh meningkatnya minat investor domestik maupun asing. Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada 2025 mencapai Rp18,43 triliun, melonjak 125,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tumbuh 47,81 persen menjadi Rp25,58 triliun, dengan Singapura masih menjadi penyumbang investasi terbesar.

Momentum positif berlanjut pada Triwulan I 2026. Realisasi investasi Batam mencapai Rp17,4 triliun atau meningkat 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lima negara investor terbesar berasal dari Singapura, Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang.

Dari sisi sektor usaha, investasi didominasi industri mesin dan elektronik, kimia dan farmasi, jasa lainnya, serta kawasan industri dan properti. Komposisi ini menunjukkan investasi yang masuk semakin berkualitas karena didorong sektor manufaktur dan industri bernilai tambah tinggi.

Amsakar optimistis tren pertumbuhan investasi akan terus berlanjut seiring perluasan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam dari 8 menjadi 22 pulau berdasarkan PP Nomor 47 Tahun 2025. Perluasan tersebut membuka ruang baru bagi pengembangan industri, logistik, pariwisata, energi, dan sektor ekonomi masa depan.

Selain itu, BP Batam juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis seperti jalan, pelabuhan, bandara, sistem air bersih, pengolahan limbah, hingga fasilitas kesehatan guna mendukung kebutuhan investor dan masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap investor memperoleh kepastian usaha, dukungan infrastruktur yang memadai, serta pelayanan yang cepat dan profesional,” tutup Amsakar. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *