Bintan (SN) – Pemerintah Kabupaten Bintan mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di 14 desa pada tujuh kecamatan.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) Pilkades Serentak dan Pemilihan Antar Waktu (PAW) yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bintan di Ruang Rapat Bawah Bapperida Bintan, Rabu (3/6/2026). Rapat dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika.
Berdasarkan rancangan jadwal yang dipaparkan, Pilkades Serentak 2026 akan berlangsung di Desa Tembeling, Penaga, Bintan Buyu, Pangkil, Gunung Kijang, Toapaya Selatan, Toapaya Utara, Busung, Teluk Sasah, Sebong Lagoi, Pengudang, Kelong, Kampung Hilir dan Mentebung. Sementara Pemilihan Antar Waktu (PAW) juga akan dilaksanakan di Desa Pengudang.
Tahapan Pilkades direncanakan dimulai dengan masa persiapan pada 14 Juli hingga 13 Agustus 2026. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung serentak pada 11 November 2026.
Selain membahas tahapan pelaksanaan, rapat juga memaparkan perkiraan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 29.599 pemilih yang akan dilayani melalui 63 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Sekda Bintan Ronny Kartika menegaskan bahwa petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang disusun menjadi pedoman penting agar seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai aturan.
“Pemerintah Kabupaten Bintan berkomitmen memastikan seluruh tahapan Pilkades Tahun 2026 berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang disusun secara matang, diharapkan penyelenggaraan Pilkades maupun PAW dapat terlaksana secara demokratis, transparan, profesional serta menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah,” ujarnya.
Ronny juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak dalam menyukseskan pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
“Kita ingin memastikan proses demokrasi di tingkat desa berlangsung dengan baik, aman, kondusif, serta menghasilkan kepala desa yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat dan pembangunan desa,” pungkasnya. (***)













