Bintan (SN) – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Unit Tipiter Satreskrim Polres Bintan melalui Satgas Saber Pangan turun langsung melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar di wilayah Kecamatan Bintan Timur, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan bersama stakeholder terkait sebagai langkah antisipasi menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mencegah praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.
Dalam pengecekan itu, tim memantau langsung aktivitas perdagangan di pasar guna memastikan para pedagang menjual komoditas sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Kanit Tipiter Satreskrim Polres Bintan, Ipda Salamun, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan stok kebutuhan pokok masyarakat masih dalam kondisi aman dengan harga yang relatif stabil.
“Dari hasil pemantauan di lapangan, stok ketersediaan kebutuhan masyarakat Bintan tercukupi dengan baik dan harga bapokting cenderung stabil serta tidak melebihi HET maupun HAP,” ujarnya.
Berdasarkan hasil monitoring, harga cabai rawit lokal berada di angka Rp50 ribu per kilogram, cabai hijau Rp28 ribu per kilogram, bawang merah Rp32 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp26 ribu per kilogram.
Sementara itu, minyak goreng merek Minyakita dijual Rp15.700 per liter. Untuk beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), harga yang dipatok sebesar Rp62 ribu per lima kilogram. Sedangkan telur ayam ras dijual Rp57 ribu per papan atau sekitar Rp31.667 per kilogram.
Ipda Salamun menegaskan, kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan harga dan pasokan bahan pokok tetap terjaga di wilayah Kabupaten Bintan.
“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan ketersediaannya aman bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan para pedagang maupun distributor agar tidak melakukan praktik penimbunan atau memainkan harga yang dapat merugikan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha,” tegasnya.
Ia juga menegaskan, selain melakukan pengawasan harga, Satgas Saber Pangan Polres Bintan juga mengantisipasi potensi penimbunan sejumlah komoditas penting seperti minyak goreng, cabai, beras, gula, hingga daging.
“Polres Bintan terus berkoordinasi dengan Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan pemerintah daerah guna memastikan stok pangan tetap tersedia dan harga kebutuhan pokok tetap terkendali. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan pasokan yang aman menjelang perayaan Idul Adha 2026,” ujarnya. (***)













