Bintan (SN) – Prajurit Pos TNI AL (Posal) Lagoi jajaran Pangkalan TNI AL Bintan turut ambil bagian dalam kegiatan Promosi Mandiri Bintan Marathon 2026 kategori 5K yang digelar di kawasan Bintan Beach Tourism Lagoi, tepatnya di depan Posal Lagoi, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi menuju pelaksanaan event olahraga internasional Mandiri Bintan Marathon 2026.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan lari 5K tersebut. Mulai dari komunitas olahraga, pelaku pariwisata, masyarakat umum, hingga unsur pemerintah dan TNI-Polri turut memadati kawasan wisata Lagoi.
Suasana semakin semarak dengan semangat sport tourism yang diharapkan mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Kabupaten Bintan.
Keterlibatan prajurit Posal Lagoi dalam kegiatan itu menjadi bentuk dukungan nyata TNI Angkatan Laut terhadap pengembangan sektor olahraga dan pariwisata di wilayah pesisir. Selain menjaga keamanan wilayah, kehadiran prajurit TNI AL juga dinilai penting dalam mendukung promosi potensi wisata daerah.
Komandan Pangkalan TNI AL Bintan, Wityuda Timortimur Suratmono, menyampaikan bahwa keterlibatan Posal Lagoi merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah pesisir sekaligus mendukung program pemerintah di sektor pariwisata.
“Salah satu tugas Posal adalah turut membina masyarakat pesisir sekaligus membantu mempromosikan potensi wisata di wilayah kerja dalam mendukung program pemerintah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat TNI AL dengan masyarakat serta seluruh unsur pendukung pariwisata di wilayah Bintan.
Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pelaku wisata sangat penting dalam menciptakan iklim pariwisata yang aman, nyaman, dan menarik bagi wisatawan.
Mandiri Bintan Marathon sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu event olahraga internasional unggulan di Provinsi Kepulauan Riau. Ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga berperan besar dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah melalui konsep wisata olahraga atau sport tourism. (***)













