Tanjungpinang (SN) – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, memastikan kesiapan infrastruktur transportasi mudik serta ketersediaan bahan pangan di wilayah Kepri dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Lebaran.
Hal itu disampaikannya usai melakukan monitoring dan pengawasan di sejumlah titik strategis, yakni Pelabuhan Sri Bintan Pura, Pelabuhan RoRo Tanjung Uban, serta Gudang Bulog Tanjungpinang, Jumat (13/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wagub Nyanyang menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung lancar dan nyaman.
“Pengawasan kita fokus agar perjalanan masyarakat mudah dan lancar. Jadi perjalanan lancar, sampai di rumah juga bahagia, sesuai tema mudik tahun ini,” ujarnya.

Untuk mengurai kepadatan penumpang di pelabuhan, sistem pembelian tiket kini juga telah tersedia secara online. Dengan demikian, calon penumpang tidak perlu lagi mengantre panjang di loket.
Selain itu, jadwal keberangkatan berbagai moda transportasi seperti pesawat, kapal feri, hingga speedboat juga telah disesuaikan di sejumlah pelabuhan dan bandara utama di Kepri, termasuk di Batam, Tanjungpinang, dan Tanjung Uban.
Wagub juga menyoroti peningkatan kualitas pelayanan di pelabuhan, salah satunya terkait ketertiban layanan porter. Kini, layanan tersebut telah diatur dengan sistem antrean sehingga tidak lagi terjadi aksi saling berebut barang.
Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat yang akan mudik agar membawa barang secukupnya dan selalu menjaga keselamatan selama perjalanan.
“Kelancaran arus mudik ini tidak lepas dari sinergi lintas sektoral. Melalui koordinasi dalam Operasi Ketupat/Seligi, pemerintah daerah bersama Dinas Perhubungan telah bekerja sama dengan Basarnas, TNI, Polri, KSOP, Karantina, hingga Imigrasi,” kata Wagub.
Selain memastikan kesiapan transportasi, Wagub Nyanyang juga meninjau langsung Gudang Bulog Tanjungpinang guna memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang hari raya.
Ia menyampaikan kabar baik bahwa stok beras di Kepri berada dalam kondisi sangat aman hingga tiga bulan ke depan. Saat ini tersedia sekitar 120 ton beras SPHP serta 2.100 ton beras lainnya yang telah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Masyarakat tidak perlu panik. Stok ini cukup untuk tiga bulan ke depan,” tegasnya.
Untuk menjaga stabilitas pasokan di wilayah kepulauan, Wagub juga menginstruksikan agar pengiriman bahan pokok ke berbagai daerah tetap diprioritaskan bersamaan dengan keberangkatan armada mudik.
Menurutnya, konektivitas antar pulau maupun antarprovinsi yang dilayani oleh Pelindo, BP Kawasan, dan ASDP (RoRo) telah berjalan sesuai prosedur operasional standar tanpa kendala berarti.
Sementara itu, terkait stok minyak goreng yang mulai menipis, Wagub menyatakan akan segera berkoordinasi dengan PT Sinergo Oil Nusantara guna memastikan kelancaran suplai ke seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kepri juga terus membantu masyarakat menyambut Lebaran melalui program Gerakan Pangan Murah.
Menanggapi tingginya antusiasme warga terhadap ketersediaan daging segar dan sembako dengan harga terjangkau, Wagub menegaskan bahwa Pemprov melalui Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag, dan Diskop UMKM akan terus mendorong kelancaran penyaluran program tersebut. (Adv)

