Bintan (SN) – Kinerja keuangan PT Bintan Inti Sukses (BIS) (Perseroda) menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Perusahaan daerah tersebut berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp907 juta, meningkat lebih dari Rp100 juta dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar Rp800 juta. Saat ini, laporan keuangan tersebut masih dalam proses audit oleh Kantor Akuntan Publik.
Direktur Mukhamad Rofik mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 perusahaan mencatat pendapatan sekitar Rp3,1 miliar. Pendapatan tersebut berasal dari pengelolaan Pasar Kijang, Pasar Kawal, serta sejumlah sumber pendapatan lainnya.
Sementara itu, total pengeluaran perusahaan tercatat lebih dari Rp2 miliar, dengan penyusutan aset sekitar Rp211 juta. Meski demikian, kondisi keuangan perusahaan dinilai tetap sehat.
“Untuk posisi kas dan setara kas saat ini mencapai Rp7,9 miliar, sehingga perusahaan tidak berada dalam kondisi kesulitan keuangan,” ujar Rofik saat ditemui di Tanjung Uban, Minggu (15/3/2026).
Rofik menilai peningkatan laba tersebut tidak lepas dari kerja sama solid seluruh tim perusahaan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada komisaris Hafizar, para pemegang saham, serta berbagai pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan dan bimbingan, termasuk pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri Bintan.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian, nasihat, dan bimbingan sehingga PT BIS terus berbenah untuk menjadi lebih baik,” katanya.
Rofik juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai kritik dan saran dari masyarakat maupun pemangku kepentingan.
“Bagi kami, kritik dan saran merupakan vitamin yang kami terima dengan senang hati. Hal itu menjadi energi untuk membawa perusahaan lebih maju ke depan,” tambahnya.
Ke depan, PT BIS juga bersiap memperluas lini bisnisnya. Pada tahun ini perusahaan berencana membuka usaha pemasok bahan pokok, seperti beras dan minyak goreng, serta mendirikan toko pupuk non-subsidi.
“Mohon doa dan dukungan semua pihak agar rencana usaha baru ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Rofik. (***)

