Tanjungpinang (SN) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kali ini, melalui penyerahan hibah Barang Milik Daerah (BMD) kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang, langkah konkret diambil untuk memperkuat sinergi antar pemerintah daerah.
Penyerahan aset tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, kepada Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, di Gedung VIP Bandara Raja Haji Fisabilillah, Rabu (8/4/2026).
Adapun aset yang dihibahkan berupa dua bangunan strategis milik Pemprov Kepri, yakni Gedung PPLP di kawasan Bintan Centre dan Puskesmas Tanjungpinang Barat. Kedua fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan masyarakat.
Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa hibah ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah provinsi dalam mendorong peningkatan kualitas layanan publik di tingkat kota.
“Penyerahan ini kita lakukan agar aset yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah kota, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan merata.
Ke depan, sinergi ini akan semakin diperkuat melalui skema hibah timbal balik. Pemerintah Kota Tanjungpinang direncanakan akan menyerahkan aset di kawasan Pulau Penyengat kepada Pemprov Kepri, yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan museum dan monumen bahasa.
Tak hanya itu, Pemprov Kepri juga tengah menunggu proses penyerahan aset Kolam Renang Dendang Ria. Nantinya, fasilitas tersebut akan diserahkan kepada Pemkot Tanjungpinang untuk dikelola dan dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat luas.
Sementara itu, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia memastikan bahwa seluruh aset yang diterima akan dikelola secara maksimal untuk mendukung pelayanan publik.
“Insyaallah aset ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat Tanjungpinang,” ungkapnya.
Lis juga mengungkapkan rencana pengembangan fasilitas olahraga, termasuk pembangunan mini indoor stadium yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana aktivitas dan pembinaan olahraga. (***)

