Example 728x250
AnambasHUKRIM

Nelayan 61 Tahun Hilang Kontak di Perairan Anambas, Tim SAR Lakukan Pencarian

1
×

Nelayan 61 Tahun Hilang Kontak di Perairan Anambas, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan tengah melakukan persiapan untuk melakukan pencarian terhadap korban, seorang nelayan bernama Bachtiar (61), warga Genting Pulur, Kabupaten Kepulauan Anambas, dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Batu Bulu hingga Pulau Serak, Kecamatan Jemaja, Senin (12/10/2026). (F-Ist Mala).

Anambas (SN) – Seorang nelayan bernama Bachtiar (61), warga Genting Pulur, Kabupaten Kepulauan Anambas, dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Batu Bulu hingga Pulau Serak, Kecamatan Jemaja. Tim SAR gabungan kini melakukan pencarian terhadap korban.

Laporan kehilangan diterima Satpolairud Polres Kepulauan Anambas dari istri korban, Santia, pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Bachtiar diketahui berangkat memancing pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB bersama anaknya menggunakan perahu pompong masing-masing. Namun, setelah anaknya kembali ke rumah, Bachtiar tak kunjung pulang.

Keesokan harinya, anak korban bersama sejumlah nelayan setempat kembali menuju lokasi rumpong, tempat mereka biasa memancing, untuk mencari keberadaan Bachtiar.

Korban menggunakan perahu pompong berwarna hijau keabu-abuan dengan panjang sekitar 25 kaki, lebar 6 kaki, dan mesin 130 PS. Perahu tersebut dilengkapi radio komunikasi, tetapi perangkat itu dilaporkan tidak aktif. Korban juga tidak memiliki GPS.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Misbachul Munir melalui Kasatpolairud Iptu Parlindungan Hasibuan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas Tarempa dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mendukung pencarian.

“Koordinasi dilakukan untuk mendukung upaya pencarian sekaligus menghimpun informasi mengenai kemungkinan keberadaan korban,” kata Parlindungan, Senin (12/10/2026).

Satpolairud bersama Basarnas Tarempa kemudian bergerak menuju lokasi yang diperkirakan menjadi titik kejadian. Kondisi cuaca berkabut serta radio komunikasi yang tidak aktif menjadi informasi penting dalam proses pencarian.

Hingga berita ini ditulis, keberadaan Bachtiar belum diketahui. Polisi mengimbau para nelayan agar memperhatikan kondisi cuaca, memastikan alat komunikasi berfungsi dengan baik, serta membawa perangkat navigasi dan perlengkapan keselamatan sebelum melaut. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *