Bintan (SN) – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bintan menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Kepemudaan Kabupaten Bintan Tahun 2026. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Sekretaris KNPI Kabupaten Bintan, Hagita Kunto Wibowo, menyambut baik rencana pelaksanaan Musrenbang Kepemudaan tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi wadah penting bagi pemuda, organisasi kepemudaan, serta seluruh elemen pemuda di Kabupaten Bintan untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, dan kebutuhan mereka secara langsung.
“Musrenbang kepemudaan ini sangat penting sebagai ruang partisipasi aktif pemuda. Dari sini diharapkan lahir ide-ide dan usulan yang mampu mendorong kemandirian ekonomi serta meningkatkan peran pemuda dalam proses pembangunan daerah,” ujar Hagita.
Ia menambahkan, hasil dari Musrenbang Kepemudaan diharapkan dapat dirumuskan menjadi program-program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan dan tantangan dunia kepemudaan di Kabupaten Bintan.
Lebih lanjut, Hagita menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang Kepemudaan sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan. Dalam regulasi tersebut, pemerintah daerah memiliki peran besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepemudaan melalui sinkronisasi dan harmonisasi program lintas sektor.
“Ruang lingkup pelayanan kepemudaan meliputi penyadaran, pemberdayaan, pengembangan kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan pemuda. Bahkan isu-isu serius seperti dekadensi moral, pengangguran, kekerasan, hingga penyalahgunaan narkotika juga menjadi perhatian,” jelasnya.
Oleh karena itu, KNPI Kabupaten Bintan berharap pemerintah daerah dapat menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Kepemudaan yang menjadi acuan bersama, memuat sasaran, strategi, serta fokus kegiatan pembangunan kepemudaan secara terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, Musrenbang Kepemudaan harus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, DPRD Kabupaten Bintan, serta para pemuda untuk duduk bersama, berdiskusi, dan merumuskan program-program prioritas yang berdampak nyata.
“Harapan kami, pemerintah daerah juga dapat menggandeng pihak swasta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya pemuda-pemuda di Kabupaten Bintan,” tutup Hagita. (SN)
Editor : Emha

