Jumlah Penumpang Pesawat Kepulauan Riau Februari 2026 Turun Drastis, Ini Datanya

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, tercatat sebanyak 132.720 penumpang domestik tiba di bandara-bandara di Kepulauan Riau selama Februari 2026. Terlihat sejumlah pesawat saat berada di Bandara Hang Nadim Batam belum lama ini. (FSketsa)

Kepri (SN) – Jumlah penumpang angkutan udara di Provinsi Kepulauan Riau pada Februari 2026 mengalami penurunan cukup signifikan, baik untuk rute domestik maupun internasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, tercatat sebanyak 132.720 penumpang domestik tiba di bandara-bandara di Kepulauan Riau selama Februari 2026. Angka ini turun tajam sebesar 23,15 persen dibandingkan bulan Januari 2026. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah tersebut juga mengalami penurunan sebesar 9,12 persen.

Kepala BPS Provinsi Kepulauan Riau, Toto Haryanto Silitonga, menyampaikan bahwa tren penurunan ini terjadi seiring melemahnya mobilitas penumpang setelah periode libur awal tahun.

“Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang datang ke Kepulauan Riau pada Februari 2026 tercatat mengalami penurunan, baik secara bulanan maupun tahunan,” ujarnya dalam rilis yang diterima media ini, Rabu (1/4/2026).

Sementara itu, jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Kepulauan Riau juga menunjukkan tren serupa. Pada Februari 2026, tercatat sebanyak 139.936 orang melakukan perjalanan keluar melalui jalur udara. Angka ini turun 17,01 persen dibandingkan Januari 2026. Jika dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 150.127 orang, jumlah penumpang berangkat juga menurun sebesar 6,79 persen.

Untuk penerbangan internasional, jumlah penumpang masih relatif kecil. Selama Februari 2026, tercatat sebanyak 5.602 penumpang berangkat ke luar negeri, sementara 4.977 penumpang datang dari luar negeri melalui bandara di Kepulauan Riau.

Secara keseluruhan, pergerakan penumpang udara di wilayah ini masih didominasi oleh penerbangan domestik, khususnya penumpang yang berangkat dengan kontribusi sebesar 48,36 persen. Di sisi lain, jumlah penumpang internasional yang datang menjadi yang paling rendah, yakni hanya sebesar 1,82 persen dari total pergerakan penumpang.

Jika dilihat secara total, jumlah penumpang angkutan udara di Kepulauan Riau pada Februari 2026 baik domestik maupun internasional turun sebesar 20,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Secara tahunan, angka ini juga mengalami penurunan sebesar 7,03 persen dibandingkan Februari 2025.

Toto menegaskan bahwa kondisi ini menjadi gambaran adanya perlambatan aktivitas perjalanan udara di awal tahun.
“Secara keseluruhan, terjadi penurunan jumlah penumpang angkutan udara pada Februari 2026 dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu,” tutupnya. (***)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *