Example 728x250
BatamBerita Kepri

BP Batam Perkuat Perlindungan Sumber Air, 400 Bambu Betung Ditanam di Bendungan Sei Nongsa

10
×

BP Batam Perkuat Perlindungan Sumber Air, 400 Bambu Betung Ditanam di Bendungan Sei Nongsa

Sebarkan artikel ini
BP Batam bersama PT McDermott Indonesia melakukan aksi penanaman 400 bibit Bambu Betung di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Bendungan Sei Nongsa, Jumat (7/8/2026). (F-Humas BP Batam)

Batam (SN) – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air sebagai bagian penting dari pembangunan Kota Batam. Salah satunya dilakukan dengan memperkuat perlindungan kawasan tangkapan air melalui penghijauan dan kolaborasi lintas sektor.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi penanaman 400 bibit Bambu Betung di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Bendungan Sei Nongsa, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan ini digelar BP Batam bersama PT McDermott Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Preserving Our Water With Bamboo Planting: A Biodiversity Initiative by McDermott Indonesia”. Penghijauan tersebut menyasar kawasan DTA Bendungan Sei Nongsa yang memiliki luas sekitar 21,55 hektare.

Bagi BP Batam, perlindungan kawasan tangkapan air menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan ketersediaan air baku di Batam. Terlebih, Bendungan Sei Nongsa merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang telah beroperasi sejak 1979 dan memiliki peran dalam mendukung sistem penyediaan air baku bagi masyarakat dan kebutuhan pembangunan kota.

Pemilihan Bambu Betung dalam kegiatan tersebut juga bukan tanpa alasan. Tanaman ini memiliki sistem perakaran yang kuat dan lebat sehingga dinilai mampu membantu mengikat struktur tanah, mengurangi potensi erosi, sekaligus meningkatkan kemampuan kawasan dalam menyerap dan menyimpan air.

Dalam jangka panjang, penghijauan diharapkan dapat memperkuat fungsi ekologis kawasan DTA sekaligus membantu menjaga kualitas lingkungan di sekitar Bendungan Sei Nongsa.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengapresiasi kolaborasi PT McDermott Indonesia, Universitas Ibnu Sina Batam, serta seluruh pihak yang ikut mendukung kegiatan penghijauan tersebut.

Menurut Denny, menjaga keberlanjutan sumber air baku tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, hingga masyarakat untuk memastikan kawasan tangkapan air tetap terjaga.

“Menanam pohon adalah menanam harapan untuk masa depan. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya air bagi generasi mendatang,” ujar Denny.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi semakin banyak pihak untuk ikut mengambil peran dalam menjaga keandalan sumber air baku di Kota Batam.

Denny menegaskan, langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen BP Batam dalam menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, kemajuan Batam tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan investasi. Pembangunan juga harus berjalan beriringan dengan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, termasuk memastikan ketersediaan air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung aktivitas industri.

Sementara itu, perwakilan PT McDermott Indonesia, Thomas A. Labrie, menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan penghijauan tersebut. Ia berharap penanaman Bambu Betung dapat memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang sekaligus meningkatkan kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan Batam.

Aksi penghijauan ini turut mendapat dukungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Kapolsek Nongsa beserta jajaran, perwakilan PT Air Batam Hulu, serta akademisi Universitas Ibnu Sina Batam. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *