Example 728x250
Berita Kepri

Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi dengan Pemprov Kepri Jaga Distribusi Energi

3
×

Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi dengan Pemprov Kepri Jaga Distribusi Energi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad menerima kunjungan Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fanda Chrismianto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (1/10/2026). (F-Diskominfo Kepri)

Tanjungpinang (SN) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk memastikan kelancaran distribusi energi bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Hal itu dibahas dalam audiensi dan silaturahmi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, bersama jajaran manajemen dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan jajaran Pemprov Kepri, Kamis (1/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi dalam penyaluran BBM dan LPG ke berbagai wilayah Kepri. Kondisi geografis Kepri yang terdiri atas banyak pulau membutuhkan kolaborasi erat antara Pertamina, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya agar rantai distribusi energi tetap berjalan lancar.

Fanda menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Kepri yang selama ini turut mendukung operasional dan pelayanan energi Pertamina Patra Niaga.

“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang selama ini terus terjalin dengan baik. Karakteristik wilayah Kepulauan Riau membutuhkan koordinasi yang kuat dalam mendukung proses distribusi energi,” ujar Fanda.

Ia menegaskan Pertamina Patra Niaga akan terus mengoptimalkan penyaluran BBM dan LPG sesuai kebutuhan masing-masing wilayah, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi di wilayah Kepulauan Riau.

Menurut Ansar, kondisi geografis Kepri sebagai daerah kepulauan membuat kebutuhan dan pola distribusi BBM maupun LPG memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan wilayah daratan.

“Kepri ini daerah kepulauan. Jadi memang ada kondisi-kondisi khusus yang harus kita perhatikan, terutama kebutuhan nelayan, transportasi umum dan masyarakat kita yang berada di pulau-pulau terluar,” katanya.

Ansar juga berharap adanya keluwesan dalam penerapan aturan sehingga kebijakan pengawasan tetap berjalan tanpa menghambat masyarakat yang memang membutuhkan BBM dan LPG.

“Kita berharap ada diskresi dan keluwesan dalam aturan. Prinsipnya pengawasan tetap kita dukung, tetapi kebutuhan masyarakat juga harus bisa terlayani,” ujarnya.

Ia pun menegaskan, Pemprov Kepri akan terus memperkuat koordinasi dengan Pertamina dan pemerintah pusat untuk mencari solusi atas kebutuhan kuota energi di daerah.

“Yang kita inginkan tentu bagaimana distribusi ini tetap tertib dan tepat sasaran, tetapi di sisi lain kebutuhan masyarakat Kepri, terutama yang berada di wilayah kepulauan, juga terpenuhi,” pungkasnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *