Example 728x250
AnambasHUKRIM

Penjaga Keramba di Anambas Dibacok Saat Gagalkan Dugaan Pencurian Ikan

5
×

Penjaga Keramba di Anambas Dibacok Saat Gagalkan Dugaan Pencurian Ikan

Sebarkan artikel ini
Penjaga keramba ikan di Desa Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Anambas, menjadi korban pembacokan oleh dua orang tak dikenal saat berupaya menggagalkan dugaan pencurian ikan pada Selasa (22/9/2026) malam. (F-Ist)

Anambas (SN) – Seorang penjaga keramba ikan di Desa Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, menjadi korban pembacokan oleh dua orang tak dikenal saat berupaya menggagalkan dugaan pencurian ikan.

Korban berinisial JL (42) mengalami luka di bagian kepala, lengan, dan punggung setelah diserang menggunakan parang. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (22/9/2026) malam.

Saat kejadian, JL sedang seorang diri menjaga keramba milik pengusaha ikan berinisial DD. Di tengah hujan deras dan kondisi gelap akibat pemadaman listrik, korban mendengar suara pompong mendekati keramba.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Misbachul Munir melalui Kasat Reskrim IPTU Yudi Satriawan mengatakan, korban kemudian melihat dua orang tidak dikenal berada di atas pompong.

“Salah seorang naik ke keramba, sementara rekannya tetap berada di atas pompong. Karena menduga hendak mencuri ikan, korban berusaha menghentikannya,” ujar Yudi, Sabtu (26/9/2026).

Namun, upaya tersebut justru berujung perkelahian. Salah seorang terduga pelaku diduga mengeluarkan parang dan menyerang korban beberapa kali hingga JL mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh.

Setelah melakukan penyerangan, kedua orang tersebut melarikan diri menggunakan pompong ke arah Desa Air Asuk. Keduanya diduga mengenakan sebo sehingga wajah mereka tidak terlihat jelas.

Mendapat laporan kejadian tersebut, Satreskrim Polres Kepulauan Anambas bersama Satpolairud langsung melakukan penyelidikan. Sehari setelah kejadian, Rabu (23/9/2026), petugas mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga telah meminta keterangan korban dan pihak terkait serta menelusuri informasi mengenai pompong yang digunakan kedua terduga pelaku.

“Kasus ini masih kami dalami. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri informasi untuk mengungkap identitas kedua orang yang diduga terlibat,” kata Yudi.

Hingga kini, identitas kedua terduga pelaku belum diketahui. Polisi masih menyelidiki dugaan tindak pidana percobaan pencurian dan/atau penganiayaan dalam peristiwa tersebut.

Satreskrim Polres Kepulauan Anambas memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas terduga pelaku serta membuat terang kasus yang bermula dari dugaan pencurian ikan tersebut. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *